SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mencari ilmu harus tetap kita lakukan, meskipun usia kita telah tua atau memasuki senja. Bahkan Nabi Muhammad memerintahkan, agar umatnya mencari ilmu sejak dari masih bayi dalam ayunan sampai ke liang kubur. Baik ilmu yang bersifat umum maupun agama.
Hal itu dikemukakan oleh Fungsionaris Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Wilayah Jawa Tengah Gunoto Saparie di depan jamaah Salat Subuh Masjid Baitussalam, Jalan Taman Karonsih Raya, Semarang, Sabtu pagi, 23 April 2022. Bertindak sebagai imam salat subuh Kiai Mudhomir.
Menurut Gunoto, upaya mencari ilmu tidak hanya kita lakukan saat masih anak-anak dan remaja, namun sampai usia tua. Tidak ada alasan lagi bagi orang tua lanjut usia untuk tidak mencari ilmu atau belajar lagi. Menuntut ilmu harus selalu dilakukan sepanjang hidup. Hal ini karena mencari ilmu merupakan kewajiban yang diperintahkan Allah dan Nabi Muhammad.
“Janganlah kita malu untuk terus belajar walau sudah lanjut usia. Meskipun kita sudah tua, kita tetap harus belajar. Sesuai perintah Allah dalam Alquran, surat Al-Alaq, bacalah!, maka kita harus selalu membaca dan membaca. Bukan saja membaca buku dan Alquran, namun juga membaca alam, membaca isyarat-isyarat dan tanda-tanda kebesaran Allah,” kata Seksi Dakwah Takmir Masjid Baitussalam ini.
Diangkat Derajatnya
Gunoto menambahkan, orang-orang berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah. Selain itu, orang-orang yang berusaha keras mencari ilmu agama akan dipintaskan jalannya menuju ke surga. Ini berarti, jalan yang benar-benar memintas, tidak memutar.
“Kalau ada jalan pintas, mengapakah kita harus memilih yang berputar atau bahkan mubeng-mubeng?” tanyanya seraya menambahkan, agar kita harus tetap bersemangat belajar, mendatangi pengajian-pengajian dan mengikuti berbagai majelis taklim.
Harus diakui, lanjut Gunoto, umat Islam kini tertinggal dalam ilmu pengetahuan, terutama di bidang teknologi informasi. Padahal dulu Islam pernah mengalami kejayaan di bidang ilmu pengetahuan. Banyak orang-orang Barat yang justru belajar kepada ulama dan teknokrat Islam. “Karena itu tidak ada alasan lagi untuk malas mencari ilmu,” tandasnya. st


