Gerindra Demak Deklarasi ‘Prabowo Subianto Presiden RI 2024-2029’

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak H Maskuri saat memberikan pengarahan mengenai kesiapan memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sinyal koalisi PKB dan Gerindra seiring munculnya tagline ‘Kebangkitan Indonesia Raya’ direspon datar jajaran DPC Partai Gerindra Demak. Walau demikian grengseng memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mulai membuncah, ditandai dengan ‘Deklarasi Prabowo Subianto Presiden RI 2024-2029’, Minggu (19/6/2022).

Deklarasi yang dipimpin Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak H Maskuri itu diikuti segenap anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Demak, kader organisasi samping partai, bakal caleg, fungsionaris DPC hingga anak ranting. Turut hadir memberikan pengarahan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah H Abdul Wachid.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak H Maskuri menyampaikan, pada dasarnya pihaknya welcome pada semua partai. “Namun khusus urusan Pilpres, kami jajaran DPC senantiasa sinergi dan tegak lurus dengan DPP,” ujarnya.

Sebagaimana dilakukan pimpinan partai di tingkat pusat, komunikasi baik pun dijalin dengan semua parpol di Kota Wali sekaligus bagian penjajakan untuk persiapan pilkada yang juga diagendakan di 2024. “Bedanya jika untuk urusan Pilpres syarat utamanya Prabowo Subianto di posisi RI-1, sementara untuk urusan pilkada koalisi mendasar pada hasil pemilu legislatif dulu,” imbuhnya.

Bahkan tidak menutup kemungkinan dirinya sendiri bakal maju sebagai kandidat pada helat Pilbup Demak tersebut. Sebab sebagai warga negara yang baik juga sebagai kader militan Partai Gerindra, harus siap setiap saat jika daerah membutuhkannya memimpin Kota Wali.

Namun sekali lagi Maskuri menandaskan, Partai Gerindra harus menang dulu di Pemilu Legislatif. “Baru setelah itu kita ngobrol kualifikasi kandidat Bupati dan Wabup yang bakal diusung Partai Gerindra,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah H Abdul Wachid menyebutkan, belajar pada kekalahan Prabowo pada Pilpres 2019, maka kelemahan kami pada SDM saksi baik di TPS maupun luar TPS .

“Untuk itu kami akan adakan rekrutmen saksi-saksi di TPS kemudian mendatanya tak hanya by name dan by address, namun dilengkapi pula nomor telpon yang bisa dihubungi secara langsung maupun lewat aplikasi WA, sehingga mereka bisa terhubung langsung ke DPD maupun DPP sesaat setelah selesai penghitungan hasil pungutan suara,” terangnya.

Selain itu para saksi juga akan diberi edukasi mengenai formulir C-1. “Dimaksudkan mengantisipasi ketika ada kecurangan dalam pengisian, sehingga bisa menjadi bukti otentik jika terpaksa harus melakukan gugatan hukum,” pungkasnya. rie-yds

Share This Article
Exit mobile version