in

“Ingat, Merokok Membunuhmu”

Promoter Puskemas Demak I Indah Rachmawati saat mengedukasi kader kesehatan sebagai kepanjangan tangan puskesmas tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Foto : ist

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sudah menjadi pengetahuan umum, bahaya merokok tak hanya bagi diri sendiri namun juga orang lain di sekitar perokok. Bahkan karena banyaknya kandungan zat racun pemicu penyakit kanker dalam setiap batang rokok, seringkali pemerintah mengingatkan dalam iklan layanan masyarakat dalam bentuk tagline ‘merokok membunuhmu’.

Sehubungan itu Puskesmas Demak I aktif menggelar kampanye ‘Stop Merokok’. Selain menempel poster di tempat-tempat umum dan membagikan brosur, juga melibatkan kader kesehatan sebagai kepanjangan tangan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya asap rokok.

Promoter Puskemas Demak I Indah Rachmawati pada sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) bersama kader kesehatan di Balai Kelurahan Kadilangu Kecamatan Demak menyampaikan, selain sebagai bentuk eksistensi, , kebiasaan, dan pelarian dari suatu tekanan, merokok dilakukan kebanyakan perokok sebagai bentuk solidaritas saat berada di tengah komunitas.

“Parahnya, asap rokok yang dihasilkan dengan kandungan zat-zat kimia beracun pemicu kanker seperti tar, nikotin dan karbonmonoksida tak hanya membahayakan diri si perokok aktif, namun juga membahayakan orang-orang di sekitarnya yang merupakan perokok pasif,” ujarnya, Kamis (8/6).

Karenanya upaya pencegahan intensif dilakukan untuk mengurangi dampak negatif rokok. Dengan mengajak para perokok berhenti dari kebiasaan yang membahayakan kesehatan itu.

“Memang merokok bukan hal yang mudah dihentikan. Upaya mengajak (berhenti merokok) yang baik harus kontinyu dan berkelanjutan. Seperti halnya pepatah, batu pun akan pecah oleh tetesan air (ketika dilakukan terus-menerus),” imbuhnya.

Sehubungan itu tips dan trik berhenti merokok pun disampaikan Indah Rachmawati kepada para kader kesehatan, agar di-getoktular-kan pada masyarakat sekitar. Tips 8M yang dimaksud adalah memiliki niat dan motivasi, minum air atau jus buah, memohon doa, membuat sesuatu, mengunyah sesuatu, menarik nafas panjang, melengahkan nyala api rokok, dan melakukan olahraga.

“Jangan lupa selalu ingatkan para perokok yang ada di sekitar kita tentang keuntungan bakal diperoleh saat berhenti merokok. Yakni badan dan nafas menjadi segar, kulit tak lagi keriput, tabungan bertambah karena tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli rokok. Yang paling penting, keluarga rselamatkan dari penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker, bronkitis, sesak nafas, gigi lebih bersih dan sejenisnya,” tutupnya. rie-st

Written by Jatengdaily.com

Peringati Hari Lingkungan Sedunia dan Lustrum ke-7, Pemkot Semarang – USM Resmikan Pemasangan 90 Pipa Resapan Horisontal

Jenazah Eril Anak Ridwan Kamil Akhirnya Ditemukan di Bendungan Engehalde Swiss, akan Dimakamkan di Indonesia