KUDUS (Jatengdaily.com)- Institut Teknologi Kesehatan (ITEKES) Cendekia Utama Kudus melakukan koordinasi rencana tindak lanjut hasil Audit Kasus Stunting (AKS) dan sosialisasi program gong ceting, baru-baru ini bertempat di Aula Puskesmas Bonang 1 Kab Demak. Kegiatan ini dihadiri oleh bikor puskesmas bonang 1, ahli gizi, bidan puskesmas, TA stunting kabupaten demak Nur Uhbiyati, Tim ITEKES Cendekia Utama Kudus dan penyuluh KB.
Dalam kegiatan ini disampaikan hasil dari pelaksanaan audit kasus stunting di desa tlogoboyo. Audit kasus stunting adalah salah satu upaya penguatan deteksi dini dan intervensi spesifik dan sensitive yang tepat bagi kelompok sasaran beresiko stunting.
Selain itu disampaikannya juga persiapan tim teknis AKS agar dapat memiliki data hasil audit kasus stunting saat dilaksanakannya rapat koordinasi untuk persiapan deseminasi AKS yang akan dilaksanakan bulan november.
Luluk Cahyanti, S.Kep,Ns,M.Kep salah satu tim dari ITEKES Cendekia Kudus mengatakan, kegiatan dilakukan di 10 desa lokus stunting yang ada di Kecamatan Bonang, Demak, dan Wedung.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Kabupaten Demak. ”Diharapkan mahasiswa KKN yang dilibatkan dalam kegiatan ini dapat mengidentifikasi masalah kesehatan, pemecahan masalah kesehatan, serta kegiatan ini dapat sebagai monitoring dan evaluasi program percepatan penurunan stunting,” jelasnya dalam rilisnya, Sabtu (5/11/2022).
Adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya pelatihan peningkatan keterampilan TPK dlm pendataan dan identifikasi risiko stunting, pendampingan pendataan Analisa Data pendampingan AKS, pemberdayaan dan KIE kepada sasaran keluarga beresiko stunting, pengembangan produk pangan lokal, serta pelatihan penyusunan menu, pengolahan dan penyajian makanan sehat keluarga serta pelatihan pendamping ibu hamil dan busui dan yang mjdi point GONG nya adalah kampanye gong ceting di 14 kabupaten / kota di Jawa Tengah termasuk kabupaten Demak. she


