Senin, Sekolah di Demak Mulai PTM 100 Persen

Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen terlihat siswa-siswi SD Negeri Bintoro 5 Demak hadir penuh sesuai kapasitas. Foto: sari

DEMAK (Jatengdaily.com) – Kabar gembira mewarnai dunia pendidikan di Kota Demak. Seiring capaian vaksinasi yang tinggi pada jajaran pendidik juga tenaga kependidikan, di samping rendahnya kasus positif COVID-19 harian, pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen diagendakan pelaksanaannya mulai Senin (10/1/2021).

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Hadi Waluyo menjelaskan, pemberlakuan PTM 100 persen di satuan pendidikan tingkat SMP, SD dan PAUD di Kota Wali mendasar pada SE Nomor 420/0056 tentang pembelajaran tatap muka 100 persen. Selain itu juga berpedoman pada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri.

Yakni SKB Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 05/KB/2021, 1347 tahun 2021, HK 01.08/MENKES/6678/2021, 443-5847 tahun 2021. Tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 tanggal 21 Desember 2021.

“Alhamdulillaah saat ini Kabupaten Demak berada pada PPKM level 2. Jumlah pelaksanaan vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan dosis 2 jenjang PAUD 97,61 persen, SD 97,66 persen, SMP 98,04 persen. Berdasarkan kondisi tersebut maka proses belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan kapasitas 100 persen mulai Senin (10/1). Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tuturnya, Sabtu (8/1).

PTM 100 persen di Demak dimulai Senin (10/1/2022). Foto: sari

Lebih lanjut disampaikan, Secara bertahap durasi pembelajaran pada 10-15 Januari maksimal empat jam pelajaran. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi untuk menentukan kebijakan lebih lanjut. Sebagai persiapan, setiap satuan pendidikan wajib melakukan simulasi PTM 100 persen pada 8 Januari 2022. Selama PTM 100 persen berlangsung, kantin sekolah belum diijinkan beroperasi. Begitu pun pedagang di luar lingkungan sekolah akan diatur oleh satgas covid-19 sekolah bekerjasama satgas COVID-19 wilayah.

“Sehubungan itu orang tua diimbau kerjasamanya. Agar mengarahkan peserta didik membawa bekal dari rumah, juga selalu membiasakan memakai masker dan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala SD Negeri Bintoro 5 Demak H Kingkin Purwoko menuturkan, diselenggarakannya PTM 100 persen tentunya menjadi kabar baik bagi kalangan pendidik juga orang tua siswa. Sebab pendidikan akan lebih efektif ketika disampaikan langsung dua arah sehingga ada interaksi sosial sekaligus psikologis. Seperti pendidikan karakter contohnya.

“Konsekwensinya kami harus tegas menerapkan protokol kesehatan, serta mendukung upaya pemerintah mencegah munculnya klaster sekolah di tengah pandemi COVID-19 sesuai kompetensi dan tupoksi,” kata dia.

Terlihat pada saat masuk gerbang sekolah pagi hari, tim satgas covid-19 sekolah memeriksa suhu badan siswa satu per satu. Di samping menyediakan sarana mencuci tangan lengkap dengan sabun cair di beberapa tempat strategis di sekolah.

Dalam rangka mendukung PTM 100 persen di satuan pendidikan, vaksinasi pelajar gencar dilakukan tim satgas covid-19 Kabupaten Demak. Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak H Guvrin Heru Putranto, sejauh ini capaian vaksinasi remaja (kelompok usia 12-18 tahun) dosis 1 sebanyak 105.295 atau 92,07 persen. Sementara dosis 2 sebanyak 93.886 atau 82,09 persen. Sedangkan anak-anak (usia 6-11 tahun) baru pada tahap dosis 1, yakni sebanyak 39.190 anak atau sekitar 34,27 persen. rie-yds

Share This Article
Exit mobile version