DEMAK (Jatengdaily.com) – Tidak menilai seseorang dari kondisi fisik. Karena di balik kelemahan seseorang, tak jarang memiliki keunggulan di sisi lain.
Sehubungan itu, manajemen Alfamart mengembangkan lingkungan kerja yang terbuka dan peduli kepada penyandang difabel. Seperti disampaikan Mochammad Faruq Asrori, Regional Corcom Manager PT SAT, perusahaan ritel itu berupaya menuju perusahaan inklusi melalui Alfability.
“Dengan fokus pada kemampuan (ability) mereka, Alfamart menempatkan penyandang disabilitas sesuai persyaratan kompetensi bidang pekerjaannya,” ujarnya, didampingi Ahmad Hidayatullah Ichsan, Brach Corcom Rembang.
Lebih lanjut disampaikan, dibalik kekurangan kaum disabilitas terbukti memiliki kelebihan yakni etos kerja yang tinggi. “Karena itulah, kami pekerjakan mereka bukan karena kasihan, namun memang etos kerjanya bagus,” yakin Faruq.
Bahkan sejauh ini sekitar 1.500 penyandang difabel telah dipekerjakan. Mereka tersebar di 33 kantor cabang, yang 20 orang di antaranya telah ditempatkan di Alfamart Cabang Rembang, yang di antaranya meliputi wilayah Demak.
Mengenai rekruitmen karyawan penyandang disabelitas, Faruq menuturkan, akan dilakukan oleh kantor cabang. Namun penempatannya disesuaikan wilayah masing-masing.
Melalui program Alfabilty, para penyandang disabilitas akan ditempatkan sesuai dengan kompetensi bidang pekerjaannya dengan fokus pada kemampuan (ability) mereka.
Alfability menerapkan nilai-nilai inklusi di perusahaan. Mengakomodir dan menghargai kesetaraan dan keberagaman karyawannya. Sehingga bisa berkontribusi maksimal dan tanpa diskriminasi, agar bisa mencapai pengalaman positif dalam pekerjaannya. rie-St
