PCNU Tidak Boleh Mbalelo, Harus Satu Komando PBNU

Wasekjen PBNU Dr H Lukmanul Hakim MSi saat melantik jajaran pengurus PCNU Kabupaten Demak masa khidmat 2023-2028. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com) – Jam’iyah NU sudah berusia 100 tahun versi Hijriyah. Bahkan 130 juta lebih orang Indonesia akui dirinya NU. Tapi secara jam’iyah masih berantakan.

Di sela Pelantikan dan Muskercab PCNU Kabupaten Demak masa khidmah 2023-2028, Wasekjen PBNU Dr Lukmanul Hakim MSi menyampaikan, jika berharap NU jadi maju dan modern maka perlu banyak pembinaan dan upgrade pengurus. Termasuk dokumen administrasi harus terpenuhi.

Perlu verifikasi dan validasi mulai dari PC, MWC hingga ranting. Berkerja berdasarkan AD/ART juga Perkum NU. Serta satu komando dengan PBNU.

“Maka itu PCNU tidak boleh mbalelo. Harus loyal dan satu komando dengan PBNU. Yang tidak ikut kebijakan PBNU, akan ditinggal,” tegasnya, Minggu (30/7/2023).

Kepada jajaran pengurus PCNU Kabupaten Demak yang baru saja dilantik, diinstruksikan segera berjalan cepat. Harus bisa memberi manfaat untuk masyarakat, bekerja untuk kemaslahatan umat, sekaligus membesarkan organisasi.

Diingatkan pula bahwa gerakan keluarga maslahah menjadi solusi PBNU agar masyarakat terentas dari persoalan-persoalan di sektor ekonomi juga sosial.

Senada disampaikan Ketua PWNU Jateng KH Ahmad Muzamil. Disebutkan, saatnya NU harus menjadi jam’iyah yang terkoordinasi sinkronisasi sehingga menjadi kekuatan yang koheren. Ikhlas istikomah sesuai tata aturan administrasi yang berlaku. Ada aturan dan norma yang wajib ditaati.

“Ketaatan pada pimpinan sesuai akidah Aswaja. Makmum taat pada imam,” ujarnya.

Sehubungan itu Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Demak KH Muhammad Aminuddin Mas’udi komitmen bersama Rois Syuriah PCNU Kabupaten Demak KH M Zaenal Arifin Ma’shoem memimpin warga Nahdliyin di Kota Wali sesuai garis-garis perjuangan dan jati diri NU.

Selain itu merumuskan program kerja lima tahun kedepan sesuai amanah organisasi. “Besar harapan kami semua pengurus memberikan kontribusi. Mudah-mudahan cita-cita kita diridhoi Allah SWT,” tuturnya.

Turut hadir pada acara yang berlangsung di Ponpes Fathul Huda Karanggawang Sayung dan mengusung tema “Memperkokoh Aqidah Aswaja dan Peran Jam’iyah Menuju Kemandirian Utama” tersebut Bupati Demak dr Hj Eisti’anah. Berserta jajaran Forkompimda, dan beberapa PCNU kabupaten tetangga. rie-yds

Share This Article
Exit mobile version