SEMARANG (Jatengdaily.com)- Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Unissula mengadakan ujian terbuka promosi doktor, Rabu (16/8/2023). Mereka yang diuji adalah Abdul Khamid ST MT dan Herry Hermawan ST MT.
Abdul Khamid mempresentasikan penelitiannya tentang model bendung berpori dengan bronjong untuk pengatur aliran sistem irigasi dan drainase.
Menurut Abdul Khamid sistem irigasi masih sangat mengandalkan air sungai. Sungai maupun saluran irigasi yang kurang terawat akan terjadi pendangkalan maka jika musim penghujan tiba sungai maupun saluran irigasi sering kali terjadi luapan air yang bisa berakibat jebolnya beberapa bagian tanggul.
Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan tanggul darurat yang tepat dan cepat agar bisa mengurangi dan mengatasi gerusan tanah akibat luapan air. Sebaliknya pada musim kemarau rata-rata tinggi muka air sungai maupun saluran irigasi mengalami penurunan hingga sulit untuk memberikan konstribusi irigasi yang dibutuhkan oleh petani guna mengairi sawah.
Abdul Khamid lulus dalam ujian promosi doktor. Ia lulusan ke 13 di PDTS Unissula. Lulus dengan IPK 3,96. Ia merupakan dosen di Universitas Muhadi Setiabudi Kabupaten Brebes.
Sementara itu Herry Hermawan ST MT mempresentasikan penelitiannya berjudul model pengelolaan transportasi antarmoda jalan dan rel kereta api (studi kasus di wilayah Cirebon).
Herry Hermawan berhasil lulus dalam ujian promosi doktor. Ia lulusan ke 14 PDTS Unissula. Lulus dengan IPK 3,68. Ia merupakan dosen Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
Ujian promosi doktor tersebut dipimpin oleh Dekan Ir Rachmat Mudiyono MT PhD. Hadir pula Ketua program PDTS Prof Dr S Imam Wahyudi DEA dan Sekretaris Program Prof Ir Pratikso MSt PhD beserta para anggota penguji. She
