MAJELIS Taklim (MT) Darun Nisa’, MT An Naja’ dan MT Alya Rahmah di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang berkumpul dan mengaji bersama sekaligus silaturrahmi dan rasa syukur atas pengajian rutin yang telah terlaksana setiap bulan.
Pengajian ini diawali dengan pembacaan Asmaul Husna dipimpin oleh Datik Rowiyatun, selanjutnya pembacaan yasin tahlil dipimpin oleh Uswatin Khasanah.
Kemudian untuk tholabul ilmi disampaikan oleh Ustaz Paimin Al Farizi, diterangkan “Model pengobatan yang pernah dilakukan Rasulullah dengan cara makan, minum dan Tindakan. Meski demikian, manusia haruslah terus berusaha, tetapi Allah juga yang menyembuhkan.
Setiap usaha hendaknya dilandasi sikap tawakal kepada Allah. “Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku (QS Asy-Syu’ara:80)”.
Selanjutnya dikisahkan pada suatu hari datanglah orang-orang dari pedalaman, mereka bertanya kepada baginda Nabi: “Wahai Rasulullah, apakah kami boleh berobat?” Kemudian jawab Rasulullah “Berobatlah kalian, sesungguhnya tidaklah Allah menurunkan penyakit melainkan Allah turunkan pula obatnya, kecuali satu, tua” (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
Dikisah lain, ada seorang yang sakit perut sehingga sering buang air besar. Saudaranya mengadu kepada Rasulullah SAW. Beliau Nabi bersabda “suruh dia minum madu”. Setelah itu ia kembali meminumkan madu hingga tiga kali. Namun sakitnya semakin parah.
Pada saat minum madu yang keempat, dia kembali kepada Rasulullah. Ternyata Nabi SAW berkata hal yang sama. Dia memerintahkan agar saudara lelaki itu untuk meminum madu. Dan benar setelah ia meminumkan madu lagi kepada saudaranya dan akhirnya sembuh.
Kemudian panganan yang sering dikunsumsi Rasulullah antara lain: madu, kurma, habbatussauda, kamah (cendawan), hingga air putih. Sedangkan beberapa tindakan yang pernah dilakukan Rasulullah untuk pengobatan seperti berbekam, kay dan ruqyah.” terang Ustaz Paimin.
“Selain itu Nabi pun menjamin bahwa orang yang mengunsumsi tujuh butir kurma ajwa akan terhindar dari sihir. Para ulama berpendapat hadis tentang kurma ajwa ini terbatas pada kurma yang dihasilkan dari Perkebunan Aliyah. Perkebunan atau perkampungan dari dataran tinggi Madinah kea rah Nejd (Jasirah Arab bagian Tengah) atau perkebunan di dataran rendah Madinah kearah Tihamah.” tutur Ustaz Paimin mengakhiri tausyiahnya.
Sebelum tausyiah dimulai Mohammad Agung Ridlo sebagai tuan rumah menyampaikan bahwa “kami mengundang kegiatan pengajian bersama ini, dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas segala nikmat yang telah terlimpah dan tercurah kepada kami sekeluarga”.
Selain itu Agung juga mohon do’a restu dan dukungan dari jamaah, karena “saat ini saya diminta oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk maju dan bertarung memperebutkan kursi legislatif DPRD Kota Semarang dengan daerah pemilihan (dapil) 5, yaitu Mijen, Ngaliyan dan Tugu.” ungkap Agung yang juga Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota FT UNISSULA.
Turut hadir tim pemenangan “Mas Wisnu” caleg DPR RI dan yang saat ini H. Wisnu Wijaya AP masih menjadi Anggota Komisi VIII DPR RI dari PKS. Ketua tim tersebut adalah Andika Rahman didampingi Nur Hasan dan juga Ustaz Paimin Al Farizi, memberikan sosialisasi tentang pemilu dan menjelaskan program-program Mas Wisnu yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial antara lain: menyalurkan dan menggulirkan program bagi penyandang disabilitas berupa kursi roda, alat dengar, kaki palsu dan bantuan alat bantu lainnya.
Program lain yang akan segera diluncurkan dan terus digulirkan berbentuk program kewirausahaan dan akan diberikan secara keberlanjutan, serta bedah rumah dari yang tidak layak huni menjadi rumah layak huni, bagi penduduk yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan pastinya akan diverifikasi.
Diramaikan pula pada acara pengajian yaitu adanya penampilan grup hadroh Nur Istiqomah dan mendapatkan apresiasi dan aplaus dari jemaah pengajian yang hadir.
Tuan rumah juga menyatakan salut atas aktivitas dan kreativitas grup hadroh pimpinan Datik Rowiyatun beranggotakan Eni Kartikawati, Anisa Sujatiningsih, Kurniawati Puspitasari Ningrum, Dinar Qomaryani, Nur’aini, Panca Aristina, Misa Rahayu, Luthfi Nur Ghozali dan Mas Ika.
Grup ini berlatih hampir setiap malam sebelum tampil, semoga kedepan makin bertambah moncer. Selain itu juga diramaikan dengan pembagian doorprize yang berupa produk herbal oleh tim “Mas Wisnu” dan pembagian souvenir untuk semua jamaah dari tuan rumah, terang Agung menutup perbincangannya.
Disclaimer: Naskah ditulis oleh Mohammad Agung Ridlo-st
