SEMARANG (Jatengdaily.com)- Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang Haniek Listyorini SE MBA menerima kedatangan Duta Besar Libya untuk Indonesia, HE Mr Zakarya MM El Moghrabi, Jumat (4/8/2023) di kampus Bendan Ngisor, Semarang.
Kedua pihak membicarakan tentang peningkatan kerja sama pendidikan antara STIEPARI Semarang dengan Lybia. Haniek Listyorini mengatakan sejak tahun 2017 mahasiswa asal Libya ada 17 orang yang kuliah di STIE Semarang untuk jenjang S1 dan S2. Dua diantaranya sudah lulus, dan kini tinggal 15 mahasiswa Libya yang masih kuliah.
”Kedatangan HE Mr Zakarya untuk menengok mahasiswa asal Libya yang kuliah di sini, bagaimana mereka, mereka semua baik-baik dan betah. Sedangkan pembicaraan hari ini, Libya akan mengirimkan lima mahasiswa lagi untuk kuliah di STIEPARI Semarang. Mereka masih dalam proses perijinan,” jelasnya.
Hadir juga mendampingi, Ketua Pengurus Yayasan Tri Viaca Pembina STIEPARI, Nova Widjoyo Aryo Wisanggeni SE MM, Pembantu Ketua 1 (Bidang Akademik) Dr Andhy Supriyadi dan para dosen.
Menurutnya, mahasiswa Libya kebanyakan mengambil jurusan Manajemen. ”Dengan adanya mahasiswa Internasional, pastinya akan mendorong kerjasama antar negara dan internasionalisasi kampus. Selain dari Libya juga ada mahasiswa asing di sini, misalnya dari Timoe Leste,” jelasnya.
Program internasionalisasi yang dilakukan dengan sejumlah negara oleh STIEPARI menurutnya, juga dengan mengirimkan mahasiswanya untuk magang di sejumlah negara. Misalnya di Jepang, Jerman, Korea, juga Malaysia dan Singapura.
Abdul Awidath Alilama mahasiswa asal Libya, yang sudah lulus hadir dalam kesempatan itu. Dia mengatakan, sangat senang belajar di STIEPARI Semarang dan betah selama tinggal di Indonesia. she
