in

Bawaslu Bersholawat, Sekda Ajak Semua Elemen Sinergi Sukseskan Pemilu

Sekda yang juga Ketua Desk Pemilu Kabupaten Demak H Akhmad Sugiharto ST MT saat menyampaikan sambutan arahan tentang sinergitas pada penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu serentak 2024 pada acara Bawaslu Kabupaten Demak Bersholawat. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com) – Tahapan kampanye peserta Pemilu 2024 akan berakhir. Menjelang memasukinya masa tenang, Sekda H Akhmad Sugiharto ST MT yang juga Ketua Desk Pemilu Kabupaten Demak mengajak semua elemen khususnya penyelenggara pemilu di Kota Wali semakin meningkatkan komunikasi dan sinergitas demi suksesnya pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Pada acara ‘Bawaslu Bersholawat’ dalam rangka Kesiapsiagaan Pengawasan Pemilu 2023, Sekda Akhmad Sugiharto yang juga hadir mewakili Bupati Demak mengapresiasi, upaya Bawaslu Demak berkonsolidasi dalam melaksanakan pengawasan pemilu dengan bersholawat kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Sebab tak hanya mengangkat kearifan lokal Kabupaten Demak yang religius, namun juga meneladani sifat Rasulullah dalam mengkondusifkan wilayah dan utamanya menegakkan demokrasi.

“Sebagai penjaga demokrasi kita hendaknya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual. Sebagaimana Rasulullah Muhammad SAW yang senantiasa menerapkan keadilan, toleransi dan kebersamaan,” kata Pak Gik, demikian Sekda Akhmad Sugiharto akrab disapa, Kamis (08/02/2024).

Sehubungan itu, dihimbau semua elemen mulai dari Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara Pemilu, TNI, Polri, juga masyarakat dan para peserta pemilu bersama mensukseskan pemilu serentak tanggal 14 Februari 2024.

Dengan senantiasa menjalin komunikasi dan meningkatkan sinergi untuk meminimalisir konflik hingga terwujud kondusifitas wilayah Kabupaten Demak.

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Kabupaten Demak Ulin Nuha SH MH menyampaikan, bagi masyarakat masa tenang merupakan kesempatan mempelajari dan menilai visi dan misi para peserta pemilu untuk dasar menentukan pilihan pada hari H pemungutan suara yang tinggal menghitung hari. Namun masa tenang bagi penyelenggara pemilu merupakan titik kritis.

“Sebagai pengawas pemilu mari pastikan tidak ada kampanye dan politik uang selama masa tenang berlangsung. Selain itu pastikan pula distribusi logistik tepat waktu, sasaran dan jumlah. Serta selalu menjalin komunikasi dengan PPK maupun PPS,” ujarnya.

Tak lupa diingatkan pula kepada jajarannya hingga tingkat pengawas TPS, agar komitmen melakukan pengawasan penyelenggaraan pemilu serentak dengan sungguh-sungguh penuh disiplin dan integritas tinggi. Demi terselenggaranya pemilu yang demokratis dan berintegritas. * rie-St

 

 

Written by Jatengdaily.com

Kartolo Numpak Terang Bulan, Film Komedi yang Menghibur dengan Sentuhan Surabayan

SMA Islam Al Azhar 15 Semarang Gelar Peringatan Isra Miraj 1445 H