Kasus Pembunuhan ASN Iwan Budi Belum Terungkap, akan Dicek Menkopolhukam

2 Min Read
Lokasi penemuan mayat Iwan Budi di kawasan Pantai Marina Semarang. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Kasus pembunuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Semarang, Paulus Iwan Budi hampir setahun tidak terungkap. Menanggapi kasus itu, Menteri Polhukam Prof Mahfud MD menyatakan kasus tersebut tidak jalan.

“Kasusnya tidak masuk sistem penanganan pidana berbasis teknologi informatika. Tidak jalan kenapa, nanti kita cek,” kata Mahfud MD di Borjuis Semarang, Selasa (23/1/2024).

Dia menyebut penanganan kasus biasanya bisa dicek ketika setiap warga ingin mengetahui penanganan kasusnya sampai mana atau kasus mandek tidak ada perkembangan.

“Jadi setiap kasus tanggal sekian dimulai penyelidikan tiga bulan bisa dibuka sampai dimana. Seluruh Indonesia bisa akses, misalnya kasus ini tanggal sekian, peristiwanya, dimulai penyelidikan. Kalau tiga bulan kemudian, kita buka, sampai di mana masalahnya, ada laporannya,” ungkapnya.

Sebelumnya Aparat Polrestabes Semarang masih terus melakukan penyelidikan temuan mayat yang ditemukan dalam kondisi terbakar di Jalan Marina Raya, Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat, pada Kamis (8/9/2022) malam. Polisi sebut jenazah tersebut mengarah kepada pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang hilang yakni Iwan Budi.

Untuk identifikasi pelaku masih dugaan dan belum bisa dipastikan. Keluarga Iwan Budi juga mendesak aparat kepolisian untuk segera mengungkap kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang yang jasad atau mayatnya ditemukan dalam kondisi tanpa kepala dan terbakar di kawasan Pantai Marina pada 8 September 2022 lalu.

Keluarga Iwan Budi juga berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkenan membantu pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang.  adri-she

 

Share This Article
Exit mobile version