SEMARANG (Jatengdaily.com) – Ketua Umum PP IKA Unair, Dr (H.C) Hị Khofifah Indar Parawansa mengajak alumni Unair (Universitas Airlangga) mendukung dan berkontribusi maksimal untuk bangsa, negara dan rakyat, salah satunya ikut berkontribusi dalam mewujudkan visi “Indonesia Emas 2045”.
“Terkait dengan program Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045, Rektor Unair telah membuat buku Pokok Pikiran Unair Jalan Menuju Indonesia Maju 2034. Buku tersebut berisi tentang pokok-pokok pikiran pendidikan percepatan menuju Indonesia Emas 2045. IKA Unair ingin membedah buku tersebut,” kata Khofifah saat menghadiri acara Temu Alumni dan Halalbihalal PW IKA Unair Jawa Tengah di Kota Semarang, Rabu (1/05/2024).
Baca Juga: Peringati Hari Buruh, Edy Wuryanto Dukung Perlindungan bagi Pekerja
Khofifah datang bersama sejumlah pengurus teras PP IKA Unair. Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor Unair, Prof Dr Bambang Sektiari, Ketua PW IKA Unair Jawa Tengah dr. Muhamad Taufiqy Setyabudi, SpOG. Subsp.Obginsos, Sesepuh IKA Unair Jateng, Prof Dr. Sugeng Wahyudi, MM, pengurus PW IKA Unair Jawa Tengah dan ratusan anggota IKA Unair Jawa Tengah.
Pada kesempatan itu, mantan gubernur Jatim ini juga menyerahkan SK Pengurus Cabang IKA Unair Solo dan Buku Pokok Pikiran Unair ‘Jalan Menuju Indonesia Maju 2034’ kepada Ketua PW IKA Unair Jawa Tengah, dr. Muhamad Taufiqy.
Khofifah mengatakan Pokok Pikiran Unair ‘Jalan Menuju Indonesia Maju 2034’ itu dibuat oleh Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih, SE, MT,Ak atas permintaan Presiden Jokowi dalam acara pertemuan Forum Rektor Indonesia (FRI) sebelum pergantian forum rektor dari Unair ke Unesa.
Pada saat pertemuan Forum Rektor Indonesia (FRI) di Unesa Surabaya, Presiden Jokowi mengundang tujuh rektor untuk menyiapkan konsep bagaimana percepatan Indonesia Emas 2045 bisa dilakukan.
“Kemudian Rektor Unair menyiapkan konsep Pendidikan, bagaimana Pendidikan maju di 2034. Itu artinya ada percepatan 11 tahun. Konsepnya itu tertuang di dalam buka itu,” kata dia.
Buku tersebut berisikan gagasan yang menarik. Namun demikian perlu adanya pendalaman dan juga penyempurnaan sebelum diserahkan ke presiden. Kemudian, atas izin rektor, kata Khofifah, buku tersebut diserahkan ke PW IKA Unair untuk nantinya dibedah. Dan Jawa Tengah adalah PW Unair pertama yang menerima buku tersebut. Setelah itu dilanjut ke provinsi lain.
“Kita ingin ada bedah konsep dengan mengundang orang-orang yang punya kapasitas dalam bidangnya. Tentu saja tidak hanya dari internal IKA Unair saja, namun dari semua pihak, seperti perguruan tinggi, ormas, dan pihak-pihak pengambil Keputusan di berbagai lembaga Pendidikan,” katanya.
Untuk bedah konsep buku tersebut, rencananya akan dilakukan untuk kali pertama pada 14 Mei 2024 di Jakarta, kemudian di Medan lalu di Makasar setelah itu di Jawa Tengah.
“Untuk Jawa Tengah terserah PW Jawa Tengah, nanti digelar di Semarang apa Solo. Setelah itu, kami akan menjahit kembali dalam bendah konsep di Surabaya. Ini baru sektor Pendidikan di Indonesia Maju 2034,” terangnya.
Untuk PW IKA Unair Jawa Tengah, katanya, diharapkan juga bisa membantu dalam sektor UMKM, termasuk digital ekosistem UMKM. Ia ingin pelaku-pelaku UMKM terus punya semangat karena UMKM juga sektor penting menuju Indonesia Maju 2034. “Mudah-mudahan pada bedah konsep nanti, Pak Rektor bisa rawuh,” harapnya.
Sementaram Wakil Rektor Unair Prof Dr Bambang Sektiari menyampaikan terima kasih kepada IKA Unair yang telah berkontrimbusi terhadap kampus. Keberadaan IKA Unair juga ikut membantu ikut memajukan kampus.
“PP IKA Uniar dibawah komando Ibu Khofifah ini telah ikut andil besar terhadap kemajuan kampus Unair. Saya sampaikan terima kasih,” kata Prof Bambang.
Pada kasempatan itu Prof Dr Bambang Sektiari juga menyampaikan berbagai kemajuan dan prestasi yang sudah diraih kampus Unair dalam beberapa tahun terakhir, baik itu prestasi tingkat nasional maupuan internasioanl, termasuk rangking Unair saat ini. Adapun acara halalbihalal diakhiri dengan bersalam-salaman pembagian doorprize dan ramah tamah. St


