SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Semester 4 Universitas Semarang mengampanyekan Jamu Tradisonal dengan tema ”Berani Sejiwa” di Car Free Day Simpanglima, Kota Semarang pada 2 Mei 2024.
Para mahasiswa itu terdiri atas Nailla, Nilot, Retno, Elsa, Nadia, dan Abdul.
Nailla mengatakan, tujuan kegiatan tersebut memperkenalkan minum jamu tradisional ke masyarakat khususnya generasi muda.
Arti tema ”Berani Sejiwa” adalah Berbagai Ramuan Asli Jaga Imunitas dengan Warisan Indonesia.
”Kami memperkenalkan rempah dan budaya minum jamu tradisional terutama kepada anak muda yang sudah jarang mengetahui adanya jamu tradisional. Ada 4 varian jamu tradisional yakni jamu beras kencur, jamu kunyit asam, jamu temulawak, dan jamu jahe merah,” ujarnya.
Dia menuturkan, sebelum kegiatan ini dilaksanakan, dia dan teman-temannya mempersiapkan bahan yang diperlukan seperti bahan utama rempah – rempa.
Selain memperkenalkan jamu trasional, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bermain game tebak nama rempah.
”Kami berharap, melalui kampanye ini, anak-anak muda ikut melestarikan budaya minum jamu tradisional. Sebab, banyak sekali manfaat dari jamu tradisional bagi tubuh,” ungkapnya.
Salah satu pengunjung CFD, Donna mengatakan, kegiatan ini sangat positif, tidak untuk yang orang tua saja tetapi anak muda.
”Kegiatan ini sangat bagus. Apalagi pagi setelah gowes minum jamu. Jahe ini sangat bagus buat imunitas tubuh. Syukur setelah ini anak muda jadi bisa bedain kencur sama jahe,” tutur Donna.
Semua varian jamu tradisional yang ditawarkan habis diserbu warga dalam waktu kurang dari 30 menit.
”Anak muda harus suka yang alami, jangan kebanyakan makan minum yang manis karena kurang baik untuk badan. Semoga kegiatan ini lebih membantu anak muda untuk cinta kepada minuman tradisional Indonesia,” ujarnya. St
