Siswa SMKN 4 Semarang Tewas Ditembak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Seorang siswa SMKN 4 Semarang ditemukan tewas secara misterius di seputaran Sampokong, Minggu (24/11/2024) dini hari. Ada dugaan korban merupakan pelajar berinisial MKO SMK 4 di Semarang itu mengalami luka tembak.

“Kabarnya saja tertembak, tapi tertembak atau ditembak kita masih belum tahu pastinya,” kata Staf Kesiswaan Nanang Agus di SMKN 4 Kota Semarang, Senin (25/11/2024).

Dia menyebut saat kejadian informasinya ada tiga siswa yang menjadi korban. Tiga siswa merupakan aktif dalam kegiatan Paskibraka. Sementara kedua teman korban yang selamat dan masih menjalani perawatan medis.

“Dua orang masih jalani perawatan dan belum bisa ditemui. Kabarnya mereka berdua juga mengalami trauma,” ungkapnya.

Hingga sampai saat ini belum ada yang mengetahui detail kejadian dan kronologinya tersebut. GRO dan kedua temannya ini merupakan siswa yang baik di sekolah dan juga pernah mendapatkan juara dalam ajang perlombaan Paskibraka.

Sehingga, ketika ada informasi bahwa korban terlibat dengan aktivitas tawuran atau kreak, pihak sekolah meragukan informasi tersebut.

“Mereka hanya bertiga, kalau misalnya mereka tawuran, mereka dari organisasi yang baik,” jelasnya.

Terkait adanya informasi bahwa korban diduga ditembak oleh oknum Polisi, dirinya mengaku belum bisa memberikan tanggapan karena situasinya masih misterius.

“Itu kejadiannya tertembak salah sasaran atau seperti apa kita belum tau, karena itu baru informasi yang masih dirinya cari kebenarannya,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun ketiga siswa SMKN 4 Kota Semarang GRO kelas 12 dan kedua temannya masih dibangku kelas 11.
Saat kejadian korban dibawa ke rumah sakit Kariadi Semarang oleh temannya dalam keadaan sudah tidak sadar.

“GRO yang meninggal dunia, dikabarkan telah dibawa ke rumah duka yang berada di Kabupaten Sragen, dan disemayamkan disana,” tuturnya.

Waka Kesiswaan SMKN 4 Kota Semarang, Agus Riswantini mengatakan, bahwa pihak orang tua belum memberikan konfirmasi seperti apa kejadiannya.

“Orang tua belum konfirmasi ke Sekolah putranya meninggal karena apa itu belum disampaikan ke kita. Jujur kami belum tau pasti dan belum bisa menjelaskan kronologi kejadiannya seperti apa,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengaku masih belum bisa memberikan tanggapan perihal kejadian tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

Informasi yang diperoleh, korban bernama Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO), 17, warga Kembangarum, Semarang Barat. Korban sempat dirawat beberapa jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi Semarang. Namun nyawanya tidak terselamatkan, Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 01.58. Kejadian ini juga sempat viral di media sosial. adri-she

Share This Article
Exit mobile version