Tahun 2025, KKN Untag Semarang akan Fokus pada Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Pangan

Lebih dari 200 mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang belum lama ini mengikuti Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan fokus tujuan “Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Pangan”.Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Lebih dari 200 mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang belum lama ini mengikuti Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan fokus tujuan “Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Pangan”.

Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum ini mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam pengembangan potensi masyarakat, khususnya untuk pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan, demi terciptanya masyarakat yang semakin bermutu.

Drs. Harsoyo, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, dalam paparannya menekankan pentingnya fokus pada community development.

“Mahasiswa diharapkan mampu menggali dan mengembangkan sumber daya alam serta potensi lokal masyarakat yang menjadi lokasi KKN. Pendekatan ini akan memperkuat keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Emilliana Sri Pudjiarti, M.M., Wakil Rektor Bidang Akademik, memberikan pengarahan mengenai kebijakan pelaksanaan KKN di UNTAG Semarang. Ia menekankan pentingnya integrasi program KKN dengan visi dan misi universitas yang berbasis nasionalisme pancasilais.

Selain itu, Ketua Lembaga Penelitian, Prof. Dr. Honorata Ratnawati, S.E., M.M., menyampaikan materi tentang penyusunan rencana kegiatan KKN yang inovatif. Ia mendorong mahasiswa untuk berpikir kreatif dalam merancang program kerja yang berdampak nyata.

KKN Untag Semarang masih berfokus di wilayah Kecamatan Mijen. Perwakilan dari pemerintah kecamatan juga turut mengenalkan geografis beberapa kelurahan di Mijen serta potensinya masing-masing.

Kegiatan pembekalan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Salah satu mahasiswa peserta KKN mengungkapkan bahwa pembekalan ini memberikan wawasan baru dan inspirasi untuk menyusun program KKN yang aplikatif.

“Saya semakin paham bagaimana caranya melibatkan perempuan dalam kegiatan pemberdayaan yang berkelanjutan,” katanya.

Melalui pembekalan ini, UNTAG Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya cakap di bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi bagi masyarakat.

Dengan tema yang relevan dan menyentuh isu strategis seperti pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan, KKN kali ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. St

Share This Article
Exit mobile version