SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak 830 mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Semarang mengikuti Wisuda ke-89, bertempat di Convention Hall Masjid Agung Semarang, Jawa Tengah, Rabu (08/05/2024).
Dari 830 wisudawan terdapat 16 wisudawan terbaik yang meraih indek prestasi kumulatif (IPK) 3,73 hingga IPK summa cumlaude 4.00, dan terdapat wisudawan anggota DPR RI, Yoyok Sukawi.

Empat wisudawan peraih IPK terbaik, Sinto Adi Prasetyorini, Prodi Hukum Program Doktor dengan IPK 4.00. Ristyani Krisnawati, Prodi Hukum Program Magister dengan IPK 3,97. Y Nawangwulan Anita Dewi, Prodi Hukum Program Magister Kenotariatan meraih IPK 3,96. Hapsari Wahyu Yastifa, Prodi Hukum Program Sarjana dengan IPK 3,95.
Rektor Untag Semarang, Prof Dr Drs Suparno MSi mengakui, secara terus menerus Untag Semarang berupaya melakukan perbaikan dan pengembangan mewujudkan pengelolaan perguruan tinggi yang semakin baik.
“Untag berupaya melakukan pembenahan dan penguatan pada aspek tata kelola Perguruan Tinggi yang akuntabel, profesionalitas kompetensi, dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kependidikan, serta peningkatan kegiatan kemahasiswaan, ” ujar Suparno.
Dari sisi pengembangan SDM, pada bulan Desember 2023, Untag menambah dua Profesor baru, Prof Dr Drs Yosep Bambang Margono Slamet M.Si, MA, Ph.D dalam ilmu Bahasa, Sastra dan Budaya, dan Prof Dr Dra Rini Werdiningsih, MS dalam bidang ilmu Administrasi Pendidikan.
“Dengan tambahan dua Profesor, Untag Semarang memiliki 12 Profesor. Jumlah ini akan bertambah lagi karena beberapa dosen sedang berproses pengajuan di LLDikti, ” jelas Prof Suparno.
Sedangkan di bidang non-akademik, Untag Semarang berhasil meraih juara di empat cabor saat mewakili Jateng pada Pomnas XVIII tahun 2023 yang digelar di Kalimantan Selatan.
Prof Suparno kepada para wisudawan berpesan agar alumni Untag berkiprah di masyarakat, selalu menjunjung tinggi etika dan moral, memegang teguh nilai-nilai kejujuran, kebenaran dan keadilan.
Menutup sambutannya, Prof Suparno berpesan melalui pantun.
Bulan Ramadhan bulan Puasa, Idul Fitri semua bahagia. Melihat ananda memakai toga, orang tua merasa bangga.
Jangan berburu di tepi rawa, bunga kuncup tumbuh merekah, kepada Ibu mintalah doa, agar gelar sarjana menjadi berkah.
Kalau sakit pergilah ke dokter, agar badan menjadi sehat, Jagalah nama baik Almamater, Dalam berkiprah di Masyarakat. St