Banjir di Sumatra: 753 Orang Meninggal dan Ratusan Masih Hilang

Banjir yang merendam pemukiman warga di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (25/11). (BPBD Kabupaten Tapanuli Utara)

SUMBAR (Jatengdaily.com)– Bencana Hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar) masih menyisakan duka mendalam.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengupdate jumlah korban meninggal dalam bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar hingga Rabu (3/12/2025) pagi, korban meninggal bertambah mencapai 753 orang.

Sementara itu, ratusan korban masih hilang dan belum ditemukan. Berdasarkan data yang ditampilkan dalam situs resmi BNPB, jumlah korban hilang sebanyak 650 orang di tiga provinsi terdampak tersebut dan 2.600 orang luka-luka.

Rincian korban meninggal di antaranya, Aceh sebanyak 218 orang dan 227 korban hilang orang. Kemudian di Sumut, korban meninggal 299 orang dan korban hilang 163 orang.

Di Sumbar, korban meninggal sebanyak 234 orang dan 260 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan 111 orang luka-luka. Sementara, total warga terdampak banjir besar di Aceh, Sumut, dan Sumbar tembus 3,3 juta jiwa.

Sementara itu, BNPB juga melaporkan kerusakan rumah-rumah warga akibat banjir bandang yakni 3,6 ribu rumah rusak berat, 2,1 ribu rusak sedang dan 3,7 ribu rusak ringan.

Sedangkan  sejumlah kabupaten mengalami dampak yang parah, diantaranya yakni Sumut,Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara. She

Share This Article
Exit mobile version