SEMARANG (Jatengdaily.com) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah meningkatkan pemantauan terhadap proses pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI, yakni para pekerja migran Indonesia (PMI) yang ada di Iran maupun Israel.
Proses pemantauan dilakukan bersama tim terpadu kementerian terkait untuk melacak identitas para pekerja migran asal Jateng.
Kepala BP3MI Jateng, Pujiono mengatakan keputusan mabes TNI AD memulangkan para WNI yang selama ini bekerja di Iran dan Israel menyusul terjadinya perang yang melanda dua negara Semenanjung Arab tersebut.
“Dari Jateng belum terkonfirmasi apakah pekerja migran di Iran itu terdampak dan terjadi harus dipulangkan sampai sekarang kami belum dapat informasi, kata Pujiono, Minggu (22/6).
Sedangkan untuk warga yang bekerja ke Iran, pihaknya mengklaim selama ini belum pernah melayani perizinan resminya. Sebab sangat jarang ada warga Jateng yang memutuskan bekerja ke Iran.
“Sangat jarang pekerja ke Iran. Dalam catatan kami belum pernah layani izin bekerja ke Iran,” ungkapnya.
Disisi lain, Arab Saudi justru punya daya tarik tersendiri bagi para pekerja migran. Kepeminatan warga Jateng untuk bekerja di Arab Saudi bahkan tergolong tinggi. Saat bekerja ke Arab Saudi, warga Jateng juga punya peluang beribadah ke Tanah Suci Makkah.
“Kalau ke Saudi ada pemberangkatan. Jawa Tengah salah satu saya tarik itu ke sana. Kala sektor rumah tangga itu lagi moratorium tidak boleh ditempatkan. Kalau sektor perawat dan jabatan tertentu jadi daya tarik, selain bekerja mreka sebetulnya bisa beribadah,” jelasnya.
Pihaknya menyarankan kepada masyarakat yang memiliki anggota keluarga sedang bekerja di dua negara tersebut juga sebaiknya tetap tenang dan tidak mudah panik. Bila masyarakat yang kepengin mencari informasi mengenai pemulangan PMI bisa menghubungi kontak center milik BP3MI Jateng yang tertera di laman medsos resmi.
“Kemudian aduan dan pertanyaan juga bisa disampaikan melalui platform digital resmi BP3MI atau Kementerian BP2MI. Bisa hubungi layanan kontak center BP3MI Jateng di nomor 0813-9530-0200,” tutupnya. adri-she


