Hadiri FKUU Kecamatan Demak, Bupati dan Wabup Demak Himbau Masyarakat Takbir Akbar Tanpa Miras, Sound Horeg dan Petasan

Bupati Demak dr Hj Eisti'anah saat menyampaikan pidato arahan tentang hidup yang aman selama Ramadhan hingga Idul Fitri tanpa petasan, sound horeg, dan potensi ganguan Kamtibmas lainnya. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)- Menciptakan suasana Ramadhan yang aman kondusif hingga Takbir Mursal yang Islami giat diserukan Pemkab Demak. Salah satunya melalui Forum Komunikasi Ulama dan Umara (FKUU), yang rutin diadakan di 14 kecamatan secara bergiliran.

Seperti disampaikan Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE pada FKUU Kecamatan Demak, Senin (17/03/2025). Didampingi Wabup KH. Muhammad Badruddin, MPd, para tokoh agama (ulama) dan kepala desa juga lurah (Umara), diajak dan dilibatkan untuk mengingatkan masyarakat agar ber-Takbir Akbar secara Islami.

“Mari bersama laksanakan Takbir Mursal secara Islami. Cukup keliling kampung di desa / kelurahan, dan tidak perlu keluar wilayah atau melintas ke jalan raya kabupaten apalagi jalur Pantura Demak,” kata bupati.

Sementara di sisi lain Wabup KH Muhammad Badruddin menyampaikan, ogoh-ogoh tidak mencerminkan Demak dengan marwahnya sebagai Kota Wali. Apalagi ditambah hingar-bingar sound horeg dengan lagu-lagu dangdut koplo.

“Yakin akan lebih banyak mudaratnya dibanding manfaatnya,” ungkap Wabup Muhammad Badruddin.

Begitu pun munculnya fenomena perang sarung di kelompok anak muda, di samping marak penjualan es moni yang tak lain adalah oplosan miras. Bupati Eisti’anah pun meminta para tokoh agama dan tokoh masyarakat membantu Pemerintah Desa, personel Bhabinkamtibmas juga Babinsa untuk mengkomunikasikannya pada masyarakat tentang potensi ganguan Kamtibmas yang muncul.

Yang terakhir, lanjut Bupati, sehubungan Hari Jadi Kabupaten Demak tanggal 28 Maret berbarengan momentum Idul Fitri, kami mohon doa restunya untuk Kabupaten Demak semakin maju, tambah baik lagi, dan sejahtera masyarakat. Begitu pun kami mohon dukungan serta doanya pula agar dalam melayani masyarakat diberi kemudahan dan dijauhkan dari kesulitan,” tandas bupati.

Sementara itu, Camat Demak Okky Ardiyanto, SH, MH, menyampaikan, FKUU merupakan satu di antara program unggulan Bupati dan Wabup Demak. Dimaksudkan sebagai sarana komunikasi untuk menyelesaikan persoalan wilayah. Yakni dengan mempertemukan para tokoh agama dan tokoh masyarakat, dengan pimpinan daerah sehingga diperoleh masukan-masukan sebagai solusi persoalan di wilayah.

“Alhamdulillah melalui FKUU pula, kami jajaran Forkompincam Demak tahun lalu telah berhasil mengajak masyarakat menjaga kamtibmas dengan ber-Takbir Akbar yang aman dan tertib, tanpa ada minuman keras (miras), sound horeg, juga petasan. Diharapkan tahun ini situasi Kamtibmas yang kondusif pada malam takbiran juga kembali tercipta di wilayah Kecamatan Demak,” pungkasnya. rie-she

Share This Article
Exit mobile version