Longsor di Banjarnegara, Korban Ketiga Ditemukan, 25 Orang Dalam Pencarian

Pencarian korban longsor di Banjarnegara. Foto: Basarnas Semarang
Pencarian korban longsor di Banjarnegara. Foto: Basarnas Semarang

BANJARNEGARA (Jatengdaily.com) — Memasuki hari ke empat (H.4) Proses pencarian korban longsor di desa Situkung Pandanarum Kabupaten Banjarnegara, usaha pencarian tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil.

Satu korban berhasil ditemukan di sektor A.2 dalam keadaan meninggal dunia, tertimbun longsor sedalam 2 meter. Posisi korban ditemukan setelah posisinya terendus oleh anjing pelacak bernama “citeng” milik Kantor Basarnas Semarang.

“Ada 3 unit K-9 yang kami kerahkan dan juga 6 unit excavator dioperasikan, alhamdulillah hari ini Korban atas nama ibu Tuwi umur 50 tahun berhasil kami temukan di sektor A.2 pada pukul 13.52 WIB tadi,”  terang Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang.

Pencarian korban di sektor A.2 sendiri berjalan cukup sulit. Excavator yang dikerahkan ke lokasi mengalami kendala dengan masih gemburnya tanah yang dilalui. Berkali-kali rantai excavator dari Kementrian PU amblas dan harus dibantu oleh tim SAR gabungan dengan meletakkan potongan pohon di jalurnya.

Akhirnya setelah 6 jam usaha excavator menggapai dan menggali posisi, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.  Excavator cukup berhati-hati apalagi lokasi saat penemuan turun hujan gerimis. Dan dengan diarahkan oleh Kasi Operasi Basarnas Semarang, excavator secara pelan dan presisi berhasil menggali posisi korban.

“Masih ada beberapa titik lagi di sektor A.2 yang teridentifikasi diduga masih ada korban tertimbun. Namun pencarian hari ini kami hentikan sementara karena hujan deras dilokasi,” imbuh Budiono.

“Semoga besok cuaca cerah lagi dan korban bisa kami temukan,” pungkasnya.

Seperti diberikan sebelumnya, longsor besar terjadi di dukuh Situkung, desa Pandanarum Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara pada minggu (16/11/25) siang setelah sebelumnya wilayah tersebut dilanda hujan deras.  Akibatnya 26 orang dinyatakan hilang, 2 meninggal dan 900 lebih warga terpaksa diungsikan ke tempat yang aman.

Setelah penemuan satu korban pada hari ini, maka jumlah total korban meninggal sebanyak 3 orang dan 25 orang masih dalam pencarian.

Adapun nama-nama korban yang masih dalam pencarian antara lain:

1. Saminem

2. Kaswanto

3. Aminah

4. Wanto

5. Kasno

6. Dangseng

7. Faiz

8. Suwi

9. Ny. Tiaryo

10. Watri

11. Marsiah

12. Warjono

13. Soliah

14. Sugiono

15. Maryuni (istri Kaswanto)

16. Susanti

17. Tunem

18. Jonathan

19. Raya

20. Mistri

21. Intan

22. Lipah

23. Sartini

24. Tarni Suparyo

25. Esiah

Korban meninggal dunia:

1. Luwih (P)

2. Darti (P)

3. Tuwi (P). she

Share This Article
Exit mobile version