SEMARANG (Jatengdaily.com) – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Patra Hotel Semarang pada Minggu (24/8/2025) ketika Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) serentak bersama 38 provinsi lain di Indonesia.
Dalam momentum penting itu, Hadi Santoso resmi dilantik sebagai Ketua DPW PKS Jateng.
Muswil bukan sekadar seremonial pergantian kepemimpinan. Di baliknya, ada semangat regenerasi yang diusung PKS. Pergantian struktur diisi dengan wajah-wajah baru, khususnya dari kalangan muda, sebagai tanda bahwa partai ini berikhtiar tumbuh secara organik, menancapkan akar di tengah masyarakat.
“PKS ke depan bukan hanya hadir sebagai tamu, tetapi sebagai bagian dari wong Jowo, anak bangsa yang menjaga budaya sekaligus membawa semangat perubahan. PKS ingin nunggak semi, bertunas kembali, tetap merakyat, dan dekat dengan rakyat,” ungkap Hadi Santoso dalam pidato perdananya.
Muswil juga menjadi ajang konsolidasi internal. Selain agenda pelantikan, DPW PKS Jateng menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil) untuk menyiapkan strategi menghadapi tantangan lima tahun ke depan.
Sejalan dengan arahan Presiden PKS, agenda kaderisasi dan pemenangan pemilu menjadi perhatian serius. Bahkan, strategi pemenangan di tingkat pusat dan daerah akan dipisahkan, dengan penekanan pada penguatan struktur hingga ke ranting.
PKS menegaskan komitmennya mengawal pemerintahan Gubernur Jateng, Lutfi. Partai ini mengapresiasi sejumlah kebijakan pro-rakyat, mulai dari program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 17 ribu warga, transportasi Bus Rapid Transit (BRT) Rp1.000 khusus lansia, hingga capaian program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang disebut tertinggi secara nasional.
Namun demikian, sikap kritis tetap dijaga. PKS menilai persoalan pengangguran dan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi pekerjaan rumah besar di Jawa Tengah.
“Kami memerintahkan wakil-wakil PKS di DPRD untuk tetap kritis dan mendorong kebijakan yang berpihak pada masyarakat,” tegas Hadi.
PKS menargetkan capaian politik yang lebih besar pada Pemilu 2029. Jika pada 2019 partai ini berhasil meraih 10 kursi di DPRD Provinsi Jateng, maka pada pemilu mendatang harapannya setiap daerah pemilihan bisa terisi dan menambah perolehan kursi.
Lebih dari sekadar hitungan kursi, PKS Jateng menegaskan konsentrasi utamanya adalah pelayanan kepada masyarakat. Dengan tagline membersamai masyarakat, PKS berharap hadir bukan hanya di masa kampanye, melainkan sepanjang denyut kehidupan rakyat Jawa Tengah. St
