SUMOWONO (Jatengdaily.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unnes Giat 13 sukses melaksanakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat bertajuk “Workshop Olahan Kreatif Labu Siam dan Buah Salak” di Balai Desa Kebonagung, Kecamatan Sumowono, Kamis (21/10/2025). Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para kader PKK se-Desa Kebonagung yang hadir sebagai peserta.
Desa Kebonagung dikenal memiliki potensi perkebunan labu siam dan salak yang melimpah. Namun, kedua komoditas tersebut selama ini lebih sering dijual mentah dengan harga yang tidak menentu. Melihat kondisi itu, tim Unnes Giat 13 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Lindra Anggorowati, S.K.M., M.P.H., berupaya menghadirkan solusi melalui inovasi produk olahan bernilai jual tinggi. Program ini digelar oleh Pusat Pengembangan KKN LPPM Unnes bersama mitra terkait.
Rangkaian acara diawali dengan pemaparan potensi ekonomi kreatif desa, dilanjutkan dengan pelatihan teknis pembuatan produk. Suasana acara semakin meriah saat sesi food testing, ketika peserta mencicipi tiga olahan inovatif hasil kreasi mahasiswa: Pie Salak yang manis, serta Dimsum dan Nugget berbahan dasar labu siam. Para peserta mengaku terkesan dengan cita rasa produk tersebut.
“Ternyata labu siam kalau diolah jadi nugget dan dimsum rasanya sedap sekali, tidak kalah dengan jajanan di kota. Pie salaknya juga unik,” ujar salah satu peserta.

Selain pelatihan olahan pangan, mahasiswa juga memberikan materi strategi branding dan pendampingan legalitas usaha, mulai dari proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Upaya ini bertujuan agar produk UMKM warga Kebonagung memiliki tampilan menarik dan izin resmi sehingga siap dipasarkan lebih luas.
Dengan mengusung semangat #MenyemaiKebonagung, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi berwirausaha di kalangan warga. Ketua PKK Kebonagung, Ibu Maria, turut memberikan dukungan atas terselenggaranya program tersebut. Kolaborasi ini sejalan dengan tagline KKN Unnes Giat: “Bersama Unnes Giat, membangun Indonesia dari desa.” St