Pemerintah Optimalkan Bantuan Sosial

Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Bantuan sosial (bansos) yang merupakan salah satu strategi pemerintah untuk perlindungan sosial ternyata mampu membantu konsumsi masyarakat sehingga kelesuan ekonomi tidak berkelanjutan. Bansos juga telah menjadi instrumen bagi pemerintah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Demikian disampaikan anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Prof. Arief Anshari Yusuf dalam diskusi Double Check dengan tema “Stimulus Ekonomi Bisa Dongkrak Ekonomi Rakyat?”.

“Tapi menurut saya ada dua peran bansos, peran stimulus bansos yang jarang diperbincangkan yaitu instrumen penegakan keadilan. Yang lebih jarang lagi, bansos itu instrumen pertumbuhan ekonomi, bansos itu investasi supaya kita mendapatkan pertumbuhan masa depan atau pertumbuhan sekarang juga,” ujar Prof. Arief.

Ditambahkannya, bansos yang digelontorkan oleh pemerintah saat ini sudah sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo, dengan menitikberatkan kesejahteraan masyarakat sebagai hal yang utama.

Selain itu, pemerintah saat ini juga terus menyiapkan kebijakan yang mengarah ke peningkatan kesejahteraan, seperti makan bergizi gratis (MBG), deregulasi ekonomi, serta paket stimulus ekonomi triwulan II.

Prof. Arief optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa melampaui lima persen di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah produktivitas.

Menurut Prof. Arief, pemerintahan saat ini sedang bekerja untuk meningkatkan produktivitas. “Meningkatkan produktivitas dan itu yang kita semua lakukan sekarang sumber daya manusia, intervensi nutrisi, kerja pasar secara efisien, apa yang dilakukan pemerintah sekarang banyak yang mengarah ke arah sana,” ujarnya dilansir dari laman Infopublik Senin (30/6/2025). she

Share This Article
Exit mobile version