Penanganan Pascabanjir Padang Berangsur Pulih, BPBD Fokus Pembersihan hingga Pendataan Kerusakan

Foto: Dokumentasi Kepala Pembekalan dan Angkutan (Bekangdam) XX/TIB-Infopublik

PADANG (Jatengdaily.com)- Penanganan bencana banjir dan longsor di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) terus menunjukkan perkembangan positif. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa situasi di sejumlah titik terdampak kini berangsur pulih dan tidak lagi berada pada kondisi darurat seperti beberapa hari sebelumnya.

Menurut Hendri, sejak dua hari terakhir cuaca di Kota Padang mulai membaik sehingga upaya penanganan dapat berjalan lebih optimal. Tim BPBD bersama TNI, Polri, Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, dan sejumlah unsur lainnya terus melakukan evakuasi, pembersihan, serta distribusi kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

“Alhamdulillah, situasi sudah jauh lebih terkendali. Evakuasi sudah dilakukan untuk warga yang terjebak, termasuk penanganan korban meninggal dunia. Kami juga telah mendirikan posko utama di rumah dinas Wali Kota dan beberapa posko pendukung di lokasi terdampak,” ujar Hendri.

Ia menjelaskan bahwa pascabencana, fokus utama pemerintah adalah pembersihan lingkungan, terutama lumpur yang menumpuk di permukiman dan fasilitas umum. Pengerukan lumpur dilakukan secara bersama oleh BPBD, TNI, Polri, Damkar, Dinas PU, serta unsur swasta.

Namun, Hendri mengakui adanya kendala terkait keterbatasan armada tangki air, mengingat terdapat 12 titik yang terdampak cukup parah. Meski demikian, suplai air bersih kini mulai meningkat seiring perbaikan intake dan penyaluran air ke pos pengungsian.

“Kebutuhan air bersih sempat menjadi masalah, tetapi sekarang suplai mulai membaik. Tim terus mengirimkan air ke lokasi pengungsian dan permukiman yang membutuhkan,” jelasnya.

Selain penanganan darurat, BPBD Kota Padang juga mulai melakukan pendataan kerusakan rumah, infrastruktur, dan fasilitas pendukung lainnya. Pendataan teknis dilakukan untuk menentukan langkah perbaikan serta perencanaan pembangunan kembali pada tahap berikutnya.

“Data awal sudah ada, tetapi kami perlu verifikasi teknis di lapangan agar penanganan terhadap infrastruktur dan rumah yang rusak dapat dilakukan secara tepat,” tambah Hendri.

BPBD menegaskan bahwa upaya pembersihan dan pemulihan lingkungan akan terus dilanjutkan bersama seluruh unsur terkait hingga kondisi di Kota Padang benar-benar pulih. she

Share This Article
Exit mobile version