Perkuat Jaringan Nasional, Telkomsat Bangun Community Gateway di Ujung Timur Nusantara

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng, Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf, dan EVP Telkom Regional V Amin Soebagyo saat acara peresmian Community Gateway di Stasiun Bumi Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada Jumat (5/11).Foto:dok

MERAUKE (Jatengdaily.com)— PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Merauke, Papua Selatan, Jumat (5/12).

Fasilitas ini menjadi yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus menjadi bagian dari jaringan global ke-10 di dunia. Kehadirannya menandai langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas di kawasan Timur Indonesia.

Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng, Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf, serta EVP Telkom Regional V Amin Soebagyo.

Sejumlah tokoh daerah turut hadir, termasuk Asisten 1 Sekda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno, Bupati Merauke Yoseph B. Gepze, perwakilan TNI–Polri, akademisi Universitas Musamus, hingga pemuka agama setempat.

Dalam sambutannya, Dian menegaskan pentingnya pembangunan Community Gateway untuk memperkuat infrastruktur digital nasional, terutama di wilayah Papua Selatan yang memiliki tantangan geografis tinggi.

“Bagi TelkomGroup, pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat adalah hal yang paling utama. Jika Bapak Ibu memiliki keluhan terhadap layanan kami, silakan sampaikan. Akan segera kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Komisaris Telkom, Rizal Mallarangeng, menekankan bahwa kehadiran Community Gateway Merauke merupakan bagian dari strategi pemerataan transformasi digital Tanah Air.

“Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Dengan hadirnya Community Gateway Merauke, kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menguatkan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung, dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

Pembangunan fasilitas ini berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat Papua akan jaringan yang stabil. Gangguan jaringan yang kerap terjadi menunjukkan bahwa Papua membutuhkan infrastruktur yang lebih tangguh dan resilien.

“Infrastruktur ini adalah wujud nyata upaya TelkomGroup untuk menyediakan layanan digital yang inklusif di wilayah Papua,” tambah Dian.

Telkomsat mengambil peran penting dengan mengoptimalkan jaringan satelit sebagai salah satu pilar utama komunikasi nasional. Teknologi satelit yang sebelumnya digunakan sebagai jalur cadangan kini dikembangkan menjadi layanan berkapasitas besar untuk menjawab kebutuhan konektivitas di wilayah dengan kondisi geografis ekstrem.

Community Gateway Merauke dirancang sebagai titik akses satelit berkecepatan tinggi berbasis teknologi Low Earth Orbit (LEO). Teknologi ini memungkinkan penyediaan kapasitas besar, latensi rendah, serta kualitas layanan yang lebih stabil—sangat cocok untuk Papua yang memiliki sebaran penduduk berjauhan.

Dari Merauke, koneksi kemudian disalurkan kembali melalui jaringan fiber optik, wireless, hingga seluler, sehingga akses komunikasi masyarakat menjadi lebih andal dan merata.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menegaskan komitmen Telkomsat dalam mendukung pemerataan digital di Indonesia.

“Teknologi satelit kini sudah sedemikian maju sehingga mampu mendukung teknologi telekomunikasi yang ada dengan kapasitas dan kualitas tinggi. Telkomsat selalu siap memberikan konektivitas prima untuk masyarakat,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyambut baik kehadiran fasilitas ini, yang dinilai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan komunikasi lebih dari 225 ribu warga Merauke, termasuk sektor usaha dan pemerintahan. Infrastruktur ini juga memperkuat backup jaringan fiber optik yang kerap terdampak kondisi geografis Papua.

Dengan diresmikannya Community Gateway Merauke, TelkomGroup berharap konektivitas di Papua dan kawasan paling timur Indonesia semakin tangguh, merata, dan berkelanjutan.

Infrastruktur ini menjadi pijakan penting bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan layanan publik, dan percepatan digitalisasi di wilayah yang menjadi beranda timur Nusantara. St

Share This Article
Exit mobile version