GROBOGAN (Jatengdaily.com) – Suara riang anak-anak SD Negeri 1 Belor sore itu berpadu dengan rasa penasaran. Di mading sekolah, sebuah poster berwarna cerah baru saja ditempel. Bukan sembarang poster, melainkan media edukasi tentang cara menjaga kesehatan mulut dan gigi yang dibuat khusus oleh Zahrotul Lailiyah, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tengah menjalani KKN GIAT 12 SKM di Desa Belor.
Poster itu lahir dari kegelisahan sederhana: masih banyak siswa yang belum sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan mulut. Gigi berlubang, sakit gigi, hingga bau mulut bukan lagi sekadar cerita, melainkan masalah nyata yang kerap menghantui anak-anak karena kebiasaan menyikat gigi yang tidak tepat dan konsumsi makanan manis berlebihan.
Dengan tampilan visual yang menarik, poster tersebut menyajikan pesan-pesan sederhana: menggosok gigi dua kali sehari, memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali, mengonsumsi buah dan sayur, serta menghindari jajanan manis yang berlebihan. Semua dirangkai dengan bahasa ringan agar mudah dipahami siswa.
Para guru menyambut hangat kehadiran poster edukatif ini. Mereka melihatnya bukan hanya sebagai hiasan mading, melainkan alat bantu pembelajaran yang dapat memotivasi siswa untuk berubah. “Anak-anak butuh pengingat yang selalu dekat dengan mereka, dan poster ini bisa menjadi pengingat itu,” ujar salah seorang guru.
Kini, setiap kali melintas di depan mading, anak-anak SD Negeri 1 Belor tak sekadar melihat gambar. Mereka sedang diingatkan untuk tersenyum lebih sehat, menjaga gigi mereka tetap kuat, dan memastikan tawa masa kecil mereka terbebas dari rasa sakit.
Bagi Zahrotul Lailiyah, poster ini mungkin hanya langkah kecil. Namun di baliknya tersimpan harapan besar: agar senyum anak-anak Desa Belor tetap manis, sehat, dan abadi. Penulis: Zahrotul Lailiyah, Tim (KKN) UNNES GIAT 12 SKM Desa Belor
