Profesi Ners Unissula Sumpah 106 Perawat Baru, Dekan: Lulusan Kami Punya Skill Mumpuni

Lulusan profesi ners Unissula menjalani sumpah. Foto: dok
Lulusan profesi ners Unissula menjalani sumpah. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sebanyak 106 mahasiswa Profesi Ners Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula mengikuti pengambilan sumpah Ners ke-17 tahun 2025, pada Sabtu (20/9/2025).

Dekan FIK Unissula Iwan Ardian SKM MKep mengatakan, Program Ners Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula kembali raih kelulusan 100% pada uji kompetensi ners (Ukners) yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Untuk mencapai prestasi ini banyak program dilaksanakan, mulai dari sejak awal pendidikan, saat proses pendidikan berlangsung, hingga menjelang Ukners berlangsung, yang meliputi sisi knowledge, skill, maupun spiritual. ”Dengan seperti itu mereka bisa menyelesaikan program profesi tepat waktu dan semua lulus. Bekal apa yang diberikan dari Unissula sendiri, pastinya agar lulusan itu lebih mumpuni. Hal ini mengingat program profesi itu kan yang paling menentukan, dimana nantinya diuji kompetensinya di akhir studi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan 2 FIK Unissula Dr Wahyu Endang Setyowati SKM MKep mengatakan, FIK Unissula memiliki jejaring yang kuat, yakni dengan bekerjasama dengan 32 rumah sakit yang ada di Indonesia dan sembilan rumah sakit yang ada di luar negeri. ”Itulah yang menjadi keistimewaan kami. Jejaring kita itu sudah cukup luas ya, Alhamdulillah kita merintis dalam 8 tahun, ini tahun ke-9. Sehingga lulusan kami mudah mendapatkan pekerjaan. Bahkan, belum diwisuda mereka sudah banyak yang diterima bekerja,” jelasnya.

Menurutnya, kalau bicara mengenai profesi nurse, istimewanya adalah pada uji kompetesi ners, sebab, rata-rata setiap mengikuti Ukners, dari FIK Unissula lulus semua.

”Jadi komitmen kita adalah lulus Ukners 100% dan pendayagunaan lulusan 0 bulan masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan. 0 bulan masa tunggu itu nyata, sebab sebelum lulus mereka sudah dipesan owner rumah sakit dan kolega kita sudah datang dulu melakukan rekrutmen. Kemudian setelah itu disimpen dulu itu, jadi data para calon lulusan ini sudah tahu nanti saya berada (kerja di rumah sakit di mana). Jadi menunggu lulus, uji kompetensi, setelah lulus langsung berangkat ke rumah sakit baik itu dalam negeri, atau di luar negeri. Jadi betul-betul tidak ada masa tunggu, jangankan bulan ya, paling kisaran minggu itu pun hanya untuk mempersiapkan diri saja,” jelasnya. she

Share This Article
Exit mobile version