Rektor USM akan Mewisuda 787 Lulusan, Momen Bersejarah di Tengah Capaian Akreditasi Unggul

USM wisuda22

Para calon wisudwawan mengikuti Gladi Bersih Wisuda Ke-73 USM di Auditorium Ir Widjatmoko pada 26 Agustus 2025. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)  – Sebanyak 787 lulusan Universitas Semarang (USM) akan mengikuti Upacara Wisuda ke-73 yang digelar pada Rabu, 27 Agustus 2025. Upacara akan berlangsung di dua lokasi ikonik kampus, yakni Auditorium Ir Widjatmoko dan Auditorium Prof Dr Muladi SH.

Dari total lulusan, 758 orang akan mengikuti prosesi secara langsung (luring), sementara 29 lainnya hadir secara daring dari berbagai penjuru tanah air — sebuah gambaran nyata dari fleksibilitas pendidikan tinggi di era digital.

Rektor USM, Dr Supari, S.T., M.T., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh wisudawan dan keluarga yang hadir, baik secara fisik maupun virtual.

“Selamat untuk para wisudawan yang tentu saat ini tengah berbahagia. Keberhasilan ini tentu bukan keberhasilan sendiri, melainkan didukung oleh kehadiran orang tua dan keluarga,” ujar Dr Supari dalam sambutannya yang penuh kehangatan.

Wisuda kali ini bukan sekadar seremoni kelulusan biasa. Menurut Dr Supari, momen ini menjadi lebih istimewa karena merupakan wisuda pertama setelah USM resmi menyandang status akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Maret 2025 lalu — sebuah pencapaian monumental dalam sejarah kampus yang berdiri sejak 1987 itu.

“USM adalah institusi yang terakreditasi unggul. Sebuah pengakuan dari lembaga independen BAN-PT, yang tidak bisa diintervensi. Alhamdulillah, USM dinyatakan unggul. Ini menjadi marwah agar ke depan USM bisa semakin meningkat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa para wisudawan kali ini adalah bagian dari sejarah proses tersebut.“Dalam proses USM unggul ini, wisudawan saat ini ada di dalamnya,” lanjutnya dengan bangga.

Tak hanya merayakan pencapaian, Dr Supari juga menitipkan pesan bermakna bagi para lulusan yang akan segera menapaki dunia kerja maupun melanjutkan studi.“Jangan puas hanya menyesuaikan diri dengan perubahan. Jadilah aktor. Jadilah trendsetter dalam perubahan yang positif di masyarakat. Lulusan USM harus merdeka dalam berpikir dan kreatif dalam menciptakan solusi,” pesannya penuh semangat.

Di tengah gegap gempita wisuda, terpancar suasana haru dan bangga. Para orang tua terlihat menahan tangis saat nama anak-anak mereka dipanggil ke atas panggung. Di sisi lain, senyum bahagia para lulusan mencerminkan harapan baru — bahwa perjuangan selama bertahun-tahun di bangku kuliah akhirnya terbayar lunas.

Wisuda ke-73 ini menjadi bukti bahwa USM terus tumbuh, tak hanya dalam jumlah lulusan, tetapi juga dalam kualitas dan pengakuan nasional. Dan hari itu, di Auditorium kampus, lahirlah para pemimpin masa depan yang siap menjadi pelaku perubahan. St

Exit mobile version