Tertabrak Truk dari Belakang, Sopir Truk Meninggal Terseret 10 Meter

Foto: istimewa/adri

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Seorang sopir truk asal Kendal, Yopi Abdillah (35), meninggal dunia setelah tertabrak truk dari arah belakang saat sedang memeriksa kondisi ban kendaraan di Jalur Pantura Semarang–Kendal, tepatnya di Kelurahan Randu Garut, Kecamatan Tugu, Kamis (11/12) dini hari.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Rio Widianto, menjelaskan bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 03.20 WIB. Dua kendaraan yang terlibat yakni truk trailer warna hijau berpelat L 9491 UT dan trailer biru berpelat H 9041 OW.

“Truk warna biru ini parkir di bahu jalan, sopir dan kernet turun. Kernet pesan nasi goreng, sementara sopir mengecek ban. Dari belakang, datang truk hijau dan langsung menabrak,” kata Rio.

Benturan keras membuat Yopi terseret sekitar 10 meter dan meninggal di tempat. Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat, sementara lokasi kejadian sempat dipadati kendaraan yang melintas.

Sopir truk hijau mengalami luka ringan, sedangkan kernetnya, Bagus (21), selamat karena berada di bagian belakang kabin saat benturan terjadi.

“Untuk sopir truk yang menabrak sudah mendapat perawatan medis dan kini diamankan di kantor,” lanjut Rio.

Proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Polisi memastikan korban yang meninggal adalah Yopi Abdillah, warga Jalan Purwogondo, Boja, Kendal.

“Korban merupakan sopir truk berwarna biru yang saat itu sedang mengecek ban,” pungkasnya. Adri-she

Share This Article
Exit mobile version