TMMD Reguler 123 Tahun 2025 di Bandungrejo, Danrem Makutarama Apresiasi Semangat Gotong-royong Masyarakat

3 Min Read
Dandim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto berkesempatan ngobrol dengan warga Bandungrejo Karanganyar saat istirahat, setelah gotong-royong memperbaiki jalan pada kegiatan TMMD. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 123 tahun 2025 oleh Kodim 0716/Demak dilaksanakan di Desa Bandungrejo Kecamatan Karanganyar. Diagendakan pada 19 Februari – 20 Maret, menyasar sejumlah kegiatan fisik dan nonfisik.

Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Prasetya, SE, MHan menuturkan, ada dua tujuan utama dilaksanakan TMMD. Pertama, mendukung program pemerataan pembangunan infrastruktur di pedesaan, dan yang kedua untuk menumbuhkan lagi gotong-royong.

Menurut Danrem Ari, semangat gotong-royong yang tumbuh lagi jauh lebih penting dibandingkan hasil pembangunan fisik yang didapat. Sebab menurutnya, membangun infrastruktur jalan bisa dilakukan oleh siapa saja, seperti pengusaha atau ditenderkan.

“Tapi mengumpulkan dan mendekatkan masyarakat dengan TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya dalam satu kesempatan yang guyub rukun itu tidak mudah. Hampir langka terjadi. Namun melalui TMMD hal itu bisa mewujudkan,” tuturnya, saat mengunjungi kegiatan betonisasi jalan desa oleh puluhan personel TNI dibantu warga.

Diungkapkan pula, gotong-royong menunjukan adanya sinergitas, kebersamaan dan persatuan. Saat ini karakter khas masyarakat kita ini sudah nyaris punah. Sementara di sisi lain, persatuan dan kesatuan adalah modal ketahanan negara.

“Saya apresiasi jiwa gotong-royong warga Bandungrejo ini yang ternyata masih tinggi. Terbukti jumlah warga yang turut mengerjakan perbaikan jalan dengan betonisasi ini jauh lebih banyak dari jumlah tentaranya,” kata Danrem Ari.

Hadir mendampingi, Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto, SE, MSi, MM. Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha, serta Sekda H Akhmad Sugiharto ST MT, yang mewakili Bupati Demak menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD.

Lebih lanjut disampaikan, saat ini TMMD Reguler sewilayah Kodam IV/Diponegoro dilaksanakan di empat titik dan masing-masing KOREM satu lokasi. Khususnya wilayah KOREM 073/Makutarama ada di Bandungrejo Karanganyar.

Di sisi lain, terkait pembiayaan TMMD yang mempunyai sasaran kegiatan fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 642 meter, lebar 5 meter dan tebal 0,15 meter itu, Sekda Akhmad Sugiharto menjelaskan, total senilai Rp 1,481 miliar. Berasal dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten Demak, dan partisipasi pemerintah desa.

“Selain pembangunan infrastruktur, adapula perbaikan empat unit rumah tidak layak huni. Dua merupakan program RTLH Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Demak, serta dua lagi bantuan Baznas Demak,” terang sekda.

Di samping itu ada pula sasaran kegiatan non-fisik . Berupa sejumlah penyuluhan terkait kesehatan, penanggulangan stunting, demam berdarah, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba. Muaranya tentu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan terwujud masyarakat mandiri.

Siti Nuryati, salah seorang warga merasa bersyukur dengan adanya TMMD di desanya. Selain rumahnya yang semula memprihatinkan menjadi layak huni, jalan utama desa Bandungrejo Karanganyar juga sudah menjadi baik. Di samping itu pula, jembatan yang semula sempit telah dipugar menjadi lebih lebar dan luas. rie-she 

Share This Article
Exit mobile version