Usai Jalani Sumpah, 32 Dokter Baru FK Unissula Siap Mengabdi untuk Masyarakat

3 Min Read
32 dokter lulusan FK Unissula yang baru menjalani sumpah, foto bersama. Foto: dok/humas
32 dokter lulusan FK Unissula yang baru menjalani sumpah, foto bersama. Foto: dok/humas

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Dr dr Setyo Trisnadi SH SpKF mengatakan dokter baru harus siap bersaing dan masuk dalam dunia kerja, serta mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara.

”Para dokter baru harus siap dengan kondisi di Indonesia dengan adanya sejumlah regulasi atau peraturan baru, dimana menjadi landasan baru yang berkorelasi pada adanya perubahan-perubahan yang dinamis yang terjadi. Regulasi baru di Undang-Undang kesehatan harus disikapi dengan baik dalam penyesuaiannya,” jelasnya saat Sumpah Dokter ke-130 Tahun 2025, FK Unissula, yang berlangsung Sabtu (4/1/2025) di Kampus Unissula, Jalan Kaligawe Semarang.

Pada kesempatan ini sedikitnya 32 dokter baru lulusan FK Unissula disumpah. Tercatat sebagai sumpahawan terbaik yakni dr Indri Dwi Septiani dengan IPK 3,63. Sedangkan sampai saat ini tercatat sebanyak 6.172 dokter telah diluluskan oleh FK Unissula.

Lebih lanjut Dekan FK Unissula Dr dr Setyo Trisnadi mengatakan, adanya kebijakan masuknya dokter dan tenaga kesehatan dari luar negeri, juga harus disikapi dengan persiapan para dokter baru untuk makin berkualitas dan terus memperkaya ilmu di bidang kesehatan.

Di satu sisi menurutnya, jumlah FK di Indonesia saat ini ada 130 FK baik itu dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dengan jumlah produksi lulusannya kurang lebih bisa 15 ribu dokter per tahun. Artinya bahwa sekarang pilihan masyarakat banyak untuk memilih FK yang mana untuk menimba ilmu.

”FK Unissula yang sudah berumur 61 tahun, dalam menghadapi tantangan itu, kita beradaptasi dengan regulasi yang ada, dengan terus mempertahankan kualitas untuk terjaga. Kedua, kami juga membangun sinergi dengan keluarga alumni yang membesarkan FK Unissula. Kita juga terus meningkatkan kualitas lewat kebijakan-kebijakan yang ada. Lulusan FK Unissula, pastinya dibekali dengan Budaya Akademik Islami (BudAI), itu yang jadi pembeda, dengan lulusan dokter dari FK perguruan tinggi lainnya” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Unissula M Qomaruddin ST MSc PhD dalam sambutannya berpesan agar dokter lulusan FK Unissula bisa berkiprah di tengah masyarakat dengan baik, tanpa membedakan-bedakan pasien.

”Harapan kami, ketika berkiprah di tengah masyarakat juga harus membawa nama baik almamater, bertagwa kepada Allah, jika praktek jangan grasa grusu, dan jangan membedakan pasien,” jelasnya.

Menurutnya, jangan berbangga hati setelah disumpah, apalagi jumawa. Sebab, harus selalu ingat dengan sumpah yang sudah dijanjikan para dokter baru. ”Kunci sukses, tetap menjalankan ibadah dengan baik sesibuk apapun jangan tinggalkan shalat. Juga selalu sayang dan hormat pada orang tua, karena sukses kalian tidak lepas dari doa orang tua, tetap menjadi generasi khairra umah, dan menjaga akhlak yang baik,” jelasnya.

Selanjutnya para dokter baru yang disumpah, diserahkan FK Unissula ke negara, lewat Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. Hadir pada kesempatan ini, Riptieni Tri Lutiarsi SKM MKes, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. she

Share This Article
Exit mobile version