SEMARANG (Jatengdaily.com) — Babak final Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 10 Juz yang diselenggarakan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MAJT–Baznas Jawa Tengah akan digelar secara langsung di Aula Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Jalan Gajah Raya, Gayamsari, Semarang, pada Sabtu (7/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Babak final ini akan menghadirkan 10 peserta terbaik, terdiri dari lima putra dan lima putri, yang berhasil lolos dari rangkaian seleksi ketat sejak babak penyisihan hingga semifinal.
Jika pada dua tahap sebelumnya perlombaan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom, maka pada babak puncak kali ini seluruh finalis akan hadir langsung di lokasi untuk mengikuti perlombaan secara luring.
Adapun lima finalis putra yang akan tampil pada babak puncak yakni Tantowi Jauhari (Bogor, Jawa Barat), Safirul Haq Al Muhtadi Billah (DKI Jakarta), Ubaidillah (Pekalongan, Jawa Tengah), Fadil Nur Rahman (Cilacap, Jawa Tengah), serta Nur Muhammad (Demak, Jawa Tengah).
Sementara lima finalis putri terdiri atas Anindya Nazhifa Fikr El Hazima (Sleman, DI Yogyakarta), Wafiq Mayada (Yogyakarta, DI Yogyakarta), Siti Marya Ulpah (Surakarta, Jawa Tengah), Aisyah Az Zahra (Semarang, Jawa Tengah), dan Khaira Ummah (Tulungagung, Jawa Timur).
Daftar finalis tersebut tertuang dalam surat resmi Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MAJT–Baznas Jawa Tengah bernomor 28/PTA-MAJT/III/2026 tertanggal 5 Maret 2026 yang ditandatangani Direktur PTA MAJT–Baznas Jateng, Dr KH Muh Syaifuddin MA.
Dalam surat tersebut panitia menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil melaju ke babak final setelah melalui proses penilaian dewan hakim.
“Berdasarkan hasil penilaian Dewan Hakim yang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, sepuluh peserta dinyatakan lolos ke babak final,” demikian kutipan dalam surat tersebut.
Para finalis diundang mengikuti babak final pada Sabtu (7/3/2026) di Masjid Agung Jawa Tengah dan diminta mengonfirmasi kehadiran paling lambat Jumat (6/3/2026) pagi.
Sebelumnya, Ketua Panitia MHQ 10 Juz sekaligus Direktur Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MAJT–Baznas Jateng, Dr H Muh Syaifuddin MA, menyampaikan bahwa jumlah peserta MHQ tahun ini melampaui perkiraan panitia.
Sebanyak 372 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, mulai dari Sumatra, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, hingga berbagai provinsi di Pulau Jawa. Tingginya animo masyarakat membuat panitia harus menutup pendaftaran lebih awal.
Babak penyisihan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 secara daring. Dari tahap tersebut terpilih 23 peserta putra dan 20 peserta putri yang kemudian melaju ke babak semifinal pada 4 Maret 2026, juga secara daring.
Dalam proses penilaian, panitia melibatkan 22 dewan hakim yang melakukan penilaian secara daring melalui Zoom.
Dalam sambutannya saat pembukaan lomba, KH Syaifuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mengikuti musabaqah.
Menurutnya, para finalis nantinya akan memperoleh uang pembinaan dan sertifikat penghargaan. Namun ia menegaskan bahwa sertifikat tidak hanya diberikan kepada para finalis, melainkan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
“Pada hakikatnya semua peserta adalah juara,” ujarnya.
Ia menilai para peserta telah berhasil mengalahkan rasa malas, mampu mengendalikan diri, serta memanfaatkan masa muda untuk kegiatan yang bernilai ibadah dengan menghafal Al-Qur’an.
“Di tengah derasnya arus hiburan dan kesibukan duniawi, mereka memilih mengisi waktunya dengan menghafal Al-Qur’an. Ini tentu sesuatu yang sangat luar biasa,” katanya.
Babak final MHQ 10 Juz akan berlangsung pada Sabtu pagi hingga menjelang siang. Sementara pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah rencananya dilakukan pada Sabtu sore dalam acara KURMA (Kupasan Ramadan Penuh Makna) di MAJT yang dijadwalkan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin. St


