CIREBON (Jatengdaily.com) – Wakil Gubernur Jateng KH Taj Yasin Maimoen Bersama istri Hj Ning Nawal Arafah melakukan ziarah bersama sekitar 600 jamaah Gabungan Bersama Ulama Masyarakat Islam Ahlussunnah Waljamaah (Jaga Bumi Aswaja) Jawa Tengah, Sabtu 25/4).
Ketua Umum Jaga Bumi Aswaja Jateng KH Muhammad Said AlMasyhad didampingi istrinya Hj Umi Faizah menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka tasyakuran HUT Ke-3 Jaga Bumi Aswaja. ‘’Alhamdulillah diikuti 600 orang menggunakan 11 bus besar dan beberapa mobil kecil,’’ kata Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatus Saidiyah, Kalialang Baru, Sukorejom Gunungpati Kota Semarang itu. Dalam rombongan tersebut terdapat satu mobil ambulans dan tim Kesehatan dari Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung.
Sebelum berziarah di makam Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati rombongan Jaga Bumi bersilaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Dar Al Tauhid Arjawinangun Cirebon. Mereka ditemui oleh KHR Ahmad Ibnu Abdillah Satori, KH Ahsin Saho Muhammad dan KH Husein.
Dalam rombongan tersebut tampak sejumlah Kiai muda Semarang antara lain Prof Dr KH Ahmad Izzuddin MAg, KH Abdurrohim Al Muhsin, Gus H Nurul A’la Lc, Gus Imam Zarkasyi Alhafidz, Dr KH Joko Pujiono SH dan Hj Gatytsari Chodijah, Gus Fahmi Ilham Auliya SH MH, KH Tohir Khusnan Alhafidz, KH Ali Makruf SHI MSi dan lain-lain.
Ajaran Aswaja
Pengasuh Pondok Pesantren Dar Al Tauhid Arjawinangun Cirebon KH Ahsin Saho Muhammad dalam sambutanya menyampaikan gembira karena di Semarang Kota Besar msih ada majelis pengajian Jaga Bumi Aswaja. ‘’Sesuai Namanya menjaga Bumi dengan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dengan prinsip-prinsip seperti Ajaran Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja), khususnya dalam konteks NU, menekankan prinsip moderat (tawassuth), seimbang (tawazun), toleran (tasamuh), dan adil (i’tidal). Tasamuh berfokus pada toleransi perbedaan, sedangkan tawazun adalah keseimbangan dalam berkhidmat, baik hubungan dengan Allah maupun sesama manusia,’’ katanya.
Sementara itu KHM Said AlMasyhad menjelaskan, Jaga Bumi Aswaja adalah organisasi masyarakat keagamaan yang mengajak jamaahnya menuju kebaikan dunia akhirat. ‘’Kegiatan kami laksanakan setiap tiga bulan sekali tempatnya berpindah-pindah. Amalan atau bacaan yang diamalkan yaitu khataman Al-Qur’an, tahlil, istighotsah dan manaqib syeh Abdul Qodir Al-Jaelani.
Di akhir kegiatan mereka juga mendapat kesempatan mengunjungi sentra Batik Trusmi dan kuliner khas Cirebon. Para jamaah tampak puas karena mendapat kesempatan berziarah di makam wali Sunan Dunung jati diantar langsung Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. St


