DEMAK (Jatengdaily.com)– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak terus mendorong mustahiq agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu berkembang dan mandiri secara ekonomi. Upaya itu diwujudkan melalui program pemberdayaan ekonomi mandiri berupa pelatihan dan bantuan ternak ayam petelur bagi 100 mustahiq.
Pelatihan Peternak Mandiri Ayam Petelur dengan tema “Dari Zakat Terbitlah Kemandirian Umat” itu dilaksanakan di Gedung IPHI Demak, Kamis (10/09/2026). Dalam program tersebut, setiap penerima mendapatkan 16 ekor ayam petelur lengkap dengan kandang, pakan, serta vitamin untuk mendukung pemeliharaan ternak.
Ketua Baznas Kabupaten Demak H Bambang Susetyarto mengatakan, bantuan ekonomi produktif dirancang agar zakat yang disalurkan dapat menjadi modal produktif bagi masyarakat atau mustahiq yang membutuhkan. Para penerima juga mendapatkan pelatihan agar mampu merawat ayam dan mengelola hasil ternaknya secara berkelanjutan.
“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi bagaimana bantuan tersebut bisa berkembang dan menjadi sumber kemandirian ekonomi bagi para mustahiq,” kata Bambang.
Menariknya, penerima bantuan juga diajak meneruskan manfaat program melalui gerakan sedekah satu hari satu telur. Setiap mustahiq diwajibkan menyisihkan satu telur setiap hari untuk diberikan kepada mustahiq lainnya.
Dengan begitu, hasil ternak tidak hanya dinikmati penerima bantuan, tetapi turut mengalir kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Bagian Kesra Setda Demak H Ungguh Prakoso.
Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE mengapresiasi peran Baznas yang selama ini turut membantu pemerintah dalam menangani persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, dana zakat dan sedekah, termasuk yang dihimpun dari ASN Pemkab Demak, dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang produktif.
“Baznas adalah organisasi kemanusiaan yang sangat membantu. Dari zakat dan sedekah yang dihimpun, manfaatnya bisa kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya melalui bantuan permodalan seperti ternak ayam petelur,” ujar Bupati Eisti’anah.
Diharapkan bantuan tersebut segera dikembangkan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan penerima, sekaligus mendukung program pemerintah. Seperti pengentasan stunting dan pemenuhan gizi lainnya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Bersama Baznas, pemerintah selalu hadir untuk masyarakat. Harapannya, bantuan ini bisa dikembangkan dan manfaatnya terus meluas, termasuk melalui sedekah satu hari satu telur untuk membantu mustahiq lainnya,” tandasnya. rie-she


