Besok Penutupan MTQ Nasional di Simpang Lima, KAI Imbau Penumpang Antisipasi Kepadatan Menuju Stasiun

Penumpang kereta api di Daop 4. Foto: Daop 4

SEMARANG (Jatengdaily.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan kereta api dari Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol pada Sabtu (19/9/2026) untuk mengantisipasi potensi kepadatan dan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Semarang.

Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan acara penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, pada Sabtu sore.

Berdasarkan informasi yang diterima KAI, rekayasa lalu lintas dan penutupan sejumlah ruas jalan akan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Penutupan tersebut menjadi bagian dari puncak rangkaian MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Kota Semarang sejak 11 September 2026.

Kegiatan nasional tersebut melibatkan peserta, ofisial, pendamping, dewan hakim, serta tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, pelanggan yang memiliki jadwal keberangkatan dari Stasiun Semarang Tawang maupun Stasiun Semarang Poncol pada Sabtu (19/9/2026) perlu memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun.

“Dengan adanya rangkaian penutupan MTQ Nasional XXXI di kawasan Simpang Lima dan potensi penerapan rekayasa lalu lintas, kami mengimbau pelanggan yang akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang maupun Semarang Poncol untuk datang lebih awal. Jangan sampai perjalanan menuju stasiun justru terkendala kepadatan lalu lintas sehingga pelanggan terlambat dan tertinggal kereta,” ujar Luqman.

KAI mengimbau pelanggan, khususnya yang memiliki jadwal keberangkatan pada sore hingga malam hari, agar berangkat menuju stasiun lebih awal. Pelanggan juga diminta mengikuti arahan petugas serta memantau informasi rekayasa lalu lintas yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.

“Silakan memperhitungkan waktu perjalanan dari lokasi keberangkatan menuju stasiun, terutama jika menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum yang melintasi kawasan pusat Kota Semarang,” tambah Luqman.

Selama pelaksanaan MTQ Nasional XXXI, mobilitas masyarakat di Kota Semarang turut meningkat. Kegiatan tersebut melibatkan 38 kafilah provinsi dan diperkirakan diikuti lebih dari 7.000 peserta, ofisial, pendamping, dewan hakim, tamu negara, serta pejabat pusat dan daerah.

188.484 Pelanggan Naik dan Turun di Dua Stasiun

KAI Daop 4 Semarang mencatat tingginya mobilitas penumpang selama periode pelaksanaan MTQ Nasional XXXI pada 11–19 September 2026.

Dalam periode tersebut, tercatat 92.615 pelanggan naik dan 95.869 pelanggan turun melalui dua stasiun utama di Kota Semarang. Secara keseluruhan, jumlah pergerakan pelanggan yang naik dan turun mencapai 188.484 pelanggan.

Rinciannya:

  • Stasiun Semarang Poncol: 39.341 pelanggan naik dan 40.000 pelanggan turun.
  • Stasiun Semarang Tawang: 53.274 pelanggan naik dan 55.869 pelanggan turun.

Data tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api selama rangkaian kegiatan MTQ Nasional XXXI berlangsung di Kota Semarang.

KAI Daop 4 Semarang terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung kelancaran pelayanan kepada pelanggan serta memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan dengan baik selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap masyarakat yang menggunakan kereta api pada Sabtu besok dapat merencanakan perjalanan dengan baik. Pastikan sudah mengetahui jadwal keberangkatan kereta, memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun, dan tiba di stasiun lebih awal. Dengan begitu, perjalanan tetap nyaman meskipun terdapat peningkatan aktivitas dan kepadatan lalu lintas di Kota Semarang,” tutup Luqman. she 

Share This Article
Exit mobile version