BPTKI-DMI Jawa Tengah Perkuat Pendidikan PAUD Lewat Pelantikan dan Workshop Nasional

Wakil Ketua PW DMI Jateng yang juga Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Walisongo Semarang Prof. Dr Hj Yuyun Affandi, Lc MA menyampaikan sambutan mewakili Ketua PW DMI Jateng, pada pelantikan Badan Pembina Pendidikan Taman Kanak-Kanak Islam (BPTKI), Badan Otonom Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Tengah, Rabu (21/1/2026) di Aula Gedung Iskak Soepardi, Universitas Ngudi Waluyo. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Ketua Umum Pusat BPTKI-DMI Dr. Chandarwati, MPd secara resmi melantik Pengurus Badan Pembina Pendidikan Taman Kanak-Kanak Islam (BPTKI), Badan Otonom Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Tengah,  pada Rabu (21/1/2026) di Aula Gedung Iskak Soepardi, Universitas Ngudi Waluyo (UNW). Kegiatan ini dirangkai dengan Workshop Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Pelantikan dihadiri civitas akademika Universitas Ngudi Waluyo, pengurus lama dan baru BPTKI-DMI Jawa Tengah, serta pengurus BPTKI daerah Kota Semarang dan Kabupaten Semarang.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Ketua PW DMI Jateng yang juga Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Walisongo Semarang Prof. Dr Hj Yuyun Affandi, Lc MA, Ketua Umum Pusat BPTKI-DMI Dr. Chandarwati, M.Pd, Ketua Yayasan Ngudi Waluyo Prof. DYP, M.Pd, serta Rektor Universitas Ngudi Waluyo Prof. Dr. Subiyantoro, M.Pd beserta jajaran pimpinan universitas.

Dalam sambutannya, mewakili Ketua PW DMI Jateng, Prof. Yuyun Affandi menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua BPTKI-DMI Jawa Tengah yang baru dilantik, Dr. Nur Indah, M.Pd, beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa kepengurusan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, BPTKI-DMI memiliki peran penting dalam pembinaan pendidikan anak usia dini berbasis nilai keislaman.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Ketua PW DMI Jateng yang juga Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Walisongo Semarang Prof. Dr Hj Yuyun Affandi, Lc MA, Ketua Umum Pusat BPTKI-DMI Dr. Chandarwati, M.Pd, Ketua Yayasan Ngudi Waluyo Prof. DYP, M.Pd, serta Rektor Universitas Ngudi Waluyo Prof. Dr. Subiyantoro, M.Pd beserta jajaran pimpinan universitas.Foto:dok

Pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak mulia, serta keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal.

Prof. Yuyun juga menekankan pentingnya pembiasaan shalat sejak dini di lingkungan pendidikan. Ia menyebut shalat sebagai sarana pembentukan disiplin, ketenangan jiwa, dan perlindungan anak dari pengaruh negatif, sebagaimana nilai yang terkandung dalam ajaran Islam.

Selain itu, ia mendorong pengurus baru untuk memperkuat koordinasi dengan pengurus pusat, membangun komunikasi yang baik, serta menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, Kementerian Agama, perguruan tinggi, masjid, dan lembaga sosial.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Nasional yang mengangkat isu pendidikan anak usia dini dari berbagai perspektif. Materi yang disampaikan meliputi perlindungan anak dan sanksi hukum, penguatan nilai kebangsaan, pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), serta penguatan organisasi BPTKI-DMI.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat pusat dan daerah, di antaranya Ai Maryati, M.Si dari KPAI, Dr. Chandarwati, M.Pd, Indra Yuliana, M.H, Dr. Arista Candra, M.H, Dr. Nur Intan, M.Pd, dan Dr. Rani Mahari, M.Pd.

Melalui kegiatan ini, BPTKI-DMI Jawa Tengah diharapkan mampu memperkuat perannya dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan. St

Share This Article
Exit mobile version