DEMAK (Jatengdaily.com)– Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah untuk memperkuat pendapatan asli daerah (PAD). Upaya tersebut dinilai penting di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi pemerintah.
Pada acara Gebyar Pajak Daerah Kabupaten Demak 2026, Bupati
Eisti’anah mengatakan, peningkatan jumlah desa yang melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) setiap tahun menunjukkan tumbuhnya kesadaran masyarakat. Pemerintah daerah juga terus mengoptimalkan penerimaan dari pajak daerah, termasuk opsen pajak kendaraan bermotor (PKB).
“Di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, kita harus berupaya maksimal meningkatkan pendapatan asli daerah. Pajak yang terkumpul nantinya dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan,” ujarnya, Kamis (05/11/2026).
Sebagai bentuk penghargaan kepada wajib pajak, Pemkab Demak menyiapkan lima paket umrah sebagai hadiah utama pengundian PBB-P2 tingkat kabupaten. Selain itu, tersedia hadiah utama tingkat kecamatan, hadiah hiburan bagi wajib pajak sektor makanan dan minuman, serta enam unit sepeda motor bagi masyarakat yang membayar pajak kendaraan bermotor.
Bupati Eisti’anah juga memberikan perhatian kepada desa dan kecamatan yang berhasil melunasi PBB-P2 sebesar 100 persen. Kepala desa dari wilayah tersebut mendapat kesempatan hadir dalam kegiatan Gebyar Pajak sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
Kepala BPKPAD Kabupaten Demak Yudi Santosa SE MSi Akt mengatakan, Gebyar Pajak merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajiban perpajakan. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.
“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang sadar akan kewajibannya sehingga pendapatan asli daerah Kabupaten Demak terus meningkat,” katanya.
Yudi menambahkan, optimalisasi pajak dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan hingga desa. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan keuangan daerah yang pada 2026 ditargetkan melampaui 31 persen, dibandingkan sebelumnya yang masih di bawah 30 persen.
Dalam kegiatan tersebut, tiga kecamatan tercatat telah melunasi PBB-P2 sebesar 100 persen, yakni Kebonagung, Guntur, dan Gajah. Adapun 15 desa yang mencapai pelunasan 100 persen meliputi Kedungkarang dan Tedunan (Wedung), Jatisono (Gajah), Pamongan (Guntur), Tanggul dan Wonoketingal (Karanganyar), Gebangarum (Bonang), Solowire (Kebonagung), Tempuran (Demak), Telogodowo (Wonosalam), Pidodo (Karangtengah), Candisari (Mranggen), Jragung (Karangawen), Banjarsari (Sayung), serta Kuwu (Dempet). rie-she


