DEMAK (Jatengdaily.com) – Kepercayaan menjadi tuan rumah Festival Desa Wisata Demak dan Forum Komunikasi (FK) Desa Wisata Jawa Tengah 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Desa Mranak, Kecamatan Wonosalam. Selama dua hari, 24-25 Juli 2026, desa ini menjadi pusat berkumpulnya pelaku desa wisata, pelaku UMKM, hingga pegiat ekonomi kreatif dari berbagai daerah.
Bagi Kepala Desa Mranak Purwidi, S.Pd, penunjukan desanya sebagai lokasi penyelenggaraan festival bukan sekadar menjadi tuan rumah sebuah acara. Lebih dari itu, kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa Mranak dinilai memiliki potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif yang layak diperhitungkan di tingkat Jawa Tengah.
“Kami merasa sangat bangga. Dipilihnya Desa Mranak sebagai tuan rumah menunjukkan bahwa desa kami memiliki daya tarik dan potensi yang dipercaya oleh berbagai stakeholder. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan desa wisata yang lebih maju,” kata Purwidi, Minggu (26/07/2026).
Menurutnya, festival menjadi momentum penting untuk memperkenalkan wajah Desa Mranak kepada masyarakat luas. Tidak hanya keindahan dan suasana pedesaannya, tetapi juga kreativitas warganya dalam menghasilkan beragam produk unggulan yang mampu bersaing di pasar.
Selama penyelenggaraan festival di Balai Desa Mranak, pengunjung disuguhi berbagai potensi desa. Mulai dari paket wisata edukasi, pameran produk unggulan desa, kerajinan tangan, batik dan wastra, olahan pangan lokal, produk ekonomi kreatif, hingga aneka kuliner tradisional serta oleh-oleh khas yang diproduksi pelaku UMKM setempat.
“Harapan kami, para tamu yang datang tidak hanya melihat pameran, tetapi juga mengenal Desa Mranak lebih dekat. Semoga setelah ini semakin banyak wisatawan maupun investor yang tertarik berkunjung dan bekerja sama dengan desa kami,” lanjut Purwidi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Indah Cahya Rini, mengajak masyarakat memanfaatkan festival tersebut sebagai ajang menikmati kekayaan desa wisata sekaligus mendukung produk lokal. Berbagai desa wisata terbaik di Kabupaten Demak turut menampilkan potensi unggulan masing-masing sehingga memberikan pengalaman yang beragam bagi para pengunjung.
Mengusung tema “Merajut Tradisi, Membangun Desa Wisata Mandiri”, festival ini diharapkan mampu memperkuat promosi desa wisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Bagi Desa Mranak, keberhasilan menjadi tuan rumah menjadi langkah awal untuk semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi desa wisata yang siap berkembang dan berdaya saing di Kabupaten Demak maupun Jawa Tengah. rie-she


