SEMARANG (Jatengdaily.com) — Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan bertaraf internasional melalui penyelenggaraan International Conference on Business & Economics (ICBE) ke-4.
Mengusung tema “Sustainable Business and Responsibility Management for a Changing World”, konferensi ini digelar di Hotel Noorman, Semarang, dengan melibatkan akademisi dan praktisi dari berbagai negara.
Konferensi internasional tersebut menjadi forum strategis untuk membahas isu serta strategi bisnis berkelanjutan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Diskusi yang berlangsung tidak hanya menyoroti tantangan ekonomi modern, tetapi juga pentingnya tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam praktik bisnis masa kini.
Sejumlah pembicara nasional dan internasional yang kompeten di bidangnya hadir sebagai narasumber, di antaranya Prof. Dr. Philip Preconcillo Ermita, PIE, PDQM, ASEAN Eng. dari Polytechnic University of the Philippines; Prof. Dr. Low Mei Peng dari Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR), Malaysia; Prof. Drs. Yosep Bambang Margono S., M.Si., MA., Ph.D dari FEB Untag Semarang; serta Jaro Hayat, S.Kom dari PT Dae Young Textile (SPV, HDR & GA), Kendal.
Para peserta ICBE ke-4 juga datang dari berbagai negara, seperti Filipina, Malaysia, Turki, hingga Kanada.
Keberagaman latar belakang peserta dan narasumber tersebut memperkaya diskusi ilmiah sekaligus memperluas perspektif dalam merumuskan solusi bisnis yang bertanggung jawab secara sosial dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan yang mendorong kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu.
Rektor Untag Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparjo, MP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa konferensi internasional ini merupakan momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat jejaring global serta mendorong lahirnya gagasan inovatif dalam pengelolaan bisnis berkelanjutan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi pemimpin yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan global.
Selain konferensi utama, rangkaian kegiatan ICBE ke-4 juga diisi dengan kuliah tamu internasional oleh Prof. Dr. Low Mei Peng yang membawakan topik “Understanding the Fundamentals of Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM)”.
Kuliah ini memberikan penguatan metodologis bagi mahasiswa dan dosen, khususnya dalam meningkatkan kualitas penelitian di bidang bisnis dan manajemen yang relevan dengan kebutuhan industri global.
Tidak hanya berhenti pada forum akademik, ICBE ke-4 juga diwujudkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat internasional bersama UKM Tapak Dara di Meteseh, Semarang. Kegiatan bertajuk “Environmentally Friendly Batik as a Competitive Advantage for Sustainable Tourism, Strengthens Regional Identity and Creative Ecotourism” tersebut menitikberatkan pada penguatan batik ramah lingkungan sebagai keunggulan kompetitif pariwisata berkelanjutan.
Upaya ini diharapkan mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. St
