SEMARANG (Jatengdaily.com)– Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menjalin kerja sama strategis dengan Jimly School of Law and Government (JSLG) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Rabu (17/6/2026). Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Dekan FH Unissula, Prof. Dr. H. Jawade Hafidz, S.H., M.H., dan Direktur Sekolah Hukum dan Pemerintahan Jimly School Surabaya, Prof. Dr. M. Khoirul Huda, S.H., M.H.
Dekan FH Unissula, Prof. Jawade Hafidz, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya FH Unissula untuk terus memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai institusi, baik perguruan tinggi, lembaga pemerintah, maupun organisasi yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia.
Menurutnya, kolaborasi ini akan difokuskan pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“FH Unissula terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai institusi produktif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jimly School merupakan lembaga yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan keterampilan dan kapasitas mahasiswa melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan pendidikan hukum, penelitian, serta pengabdian masyarakat, khususnya di bidang hukum dan ketatanegaraan.
“Penandatanganan kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan kajian hukum, konstitusi, demokrasi, reformasi birokrasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, kerja sama ini juga mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai kegiatan akademik dan penelitian bersama,” katanya.
Selain penandatanganan PKS, kegiatan yang berlangsung di Kampus Unissula tersebut juga menghadirkan kuliah umum oleh pakar hukum tata negara Indonesia, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., dengan tema “Urgensi Reformasi Birokrasi dalam Mewujudkan Good Governance.”
Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan pembangunan bangsa saat ini yang membutuhkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Lantik Pengurus Pusat Studi
Pada kesempatan yang sama, FH Unissula juga melantik pengurus sembilan pusat studi sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan pengembangan kajian hukum di lingkungan fakultas.
Sembilan pusat studi tersebut meliputi Pusat Studi Kajian Anti Korupsi yang diketuai Dr. Muhammad Taufiq, S.H., M.H.; Pusat Studi Hukum Kewirausahaan dengan Ketua Dr. Aryani Witasari, S.H., M.Hum.; Pusat Studi Pertanahan dan Lingkungan Hidup yang dipimpin H. Winanto, S.H., M.H.; serta Pusat Studi Kepolisian dan Kejaksaan yang diketuai Dr. Ahmad Hadi Prayitno, S.H., M.H.
Selain itu, dilantik pula Pusat Studi Mediasi, Arbitrase, dan Kepailitan yang diketuai Prof. Dr. Widhi Handoko, S.H., M.Kn.; Pusat Studi Pendidikan Profesi Advokat dan Laboratorium FH Unissula yang dipimpin Dr. H.D. Djunaedi, S.H., Sp.N.; Pusat Studi Hukum Internasional dan HAM dengan Ketua Rizky Adi Pinandito, S.H., M.H.; Pusat Studi Pancasila yang diketuai Dr. Nanang Sri Darmadi, S.H., M.H.; serta Pusat Studi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa yang dipimpin Agus Prasetia Wiranto, S.H., M.H.
Melalui kerja sama dengan Jimly School dan penguatan pusat-pusat studi tersebut, FH Unissula berharap dapat semakin berkontribusi dalam pengembangan ilmu hukum, peningkatan kualitas lulusan, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang baik di Indonesia. she


