DEMAK (Jatengdaily.com)- Forum Dekranasda Kabupaten Demak Tahun 2026 digelar sebagai upaya memperkuat peran UMKM, khususnya sektor kriya. Mengangkat tema “Membangun Sinergi untuk Mewujudkan UMKM Unggul dan Berdaya Saing”, kegiatan ini menjadi ajang bertemunya pengurus Dekranasda dengan pelaku UMKM untuk membangun kolaborasi nyata.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Demak, Ahmad Nur Azizul Miftah, mengatakan, forum ini menjadi ruang bertemu sekaligus wadah tumbuh bersama. Menurutnya, UMKM kriya memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
“UMKM kriya ini bagian dari kekuatan ekonomi rakyat yang perlu terus didorong agar berkembang dan naik kelas,” ujarnya, Selasa (10/02/2026).
Ia menegaskan, sinergi menjadi kunci utama agar UMKM kriya mampu bersaing. Tanpa kolaborasi antara pemerintah, Dekranasda, dan pelaku usaha, pengembangan UMKM akan berjalan lambat. “Karena itu, forum ini kami harapkan bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengembangkan diri,” kata Aziz.
Pada saat sama, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung UMKM. Ia menyampaikan Pemkab Demak selama ini aktif memfasilitasi pembinaan UMKM melalui berbagai kegiatan dan pertemuan.
Namun demikian, UMKM kriya dinilai masih kurang mendapat ruang. “Selama ini yang sering tampil UMKM makanan, sementara UMKM kriya cenderung tertinggal,” ungkapnya.
Menurut Bupati, jumlah UMKM kriya di Demak sebenarnya cukup banyak, hanya saja pengelolaannya belum maksimal. Ke depan, pemerintah daerah akan memberikan ruang yang lebih luas bagi UMKM kriya, salah satunya melalui dukungan Dinas Pariwisata.
“Kami akan beri kesempatan UMKM kriya untuk ikut aktif, termasuk dalam penataan pujasera yang sedang kami lakukan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti potensi batik Demak yang perlu terus dipromosikan. Bupati menyebut persoalan utama UMKM saat ini bukan lagi akses modal, melainkan pemasaran. “Permasalahan utama UMKM sekarang lebih ke pemasaran, sementara ekonomi kreatif masih menjadi pekerjaan rumah,” katanya.
Meski demikian, Pemkab Demak terus berupaya mempermudah dan memfasilitasi pelaku UMKM. Berbagai kegiatan Dekranasda akan terus digencarkan untuk memperkenalkan produk kriya Demak ke masyarakat luas. “Harapannya, UMKM kriya bisa naik kelas dan memiliki daya saing,” tutur Bupati.
Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Demak dr H Moh Zakky mengungkapkan, harapannya dengan kegiatan tersebut dapat mendorong UMKM kriya di Kabupaten Demak naik kelas. Serta menjadi UMKM yang unggul dan berdaya saing. “Tentunya dengan terwujudnya sinergi juga dukungan maksimal dari Bank Jateng serta OPD terkait,” imbuhnya.
Forum Dekranasda 2026 ini turut dihadiri Ketua Kadin Demak Suryo Hadi Wibowo, serta Dading Gito S selaku Ketua Tim Analis Kredit Produktif Bank Jateng sebagai narasumber. Juga sejumlah kepala OPD terlait. Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi pengembangan UMKM kriya di Kabupaten Demak. rie-she
