SEMARANG – Rektor Universitas Semarang, Dr. Supari, S.T., M.T., dan Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, S.E., M.M., menjalin kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman di The Wujil Resort & Conventions, Kabupaten Semarang, pada 24 September 2026.
Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini menjadi langkah USM dan Kadin Jawa Tengah dalam memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha.
Naskah kerja sama ditandatangani oleh Rektor USM, Dr. Supari, S.T., M.T., dan Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, S.E., M.M.
Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, mengatakan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha perlu terus dibangun untuk mempertemukan kebutuhan yang ada.
Menurutnya, dunia pendidikan juga harus terhubung dengan dunia usaha sebagai bagian dari penguatan sinergi.
”Dunia pendidikan juga harus terhubung dengan dunia usaha. Inilah yang kami maksud untuk sinergi dari kebutuhan yang ada. Sinergi ini harus terus kita bangun,” ujar Harry.
Menurut Harry, Jawa Tengah perlu dipandang sebagai satu kesatuan ekosistem ekonomi. Ia menyampaikan pentingnya keterhubungan antardaerah, mulai dari potensi bahan baku, kawasan industri, pelabuhan, sentra produksi, hingga pasar.
Ia menekankan agar UMKM dapat terhubung dengan industri-industri besar yang berada di kawasan industri.
”Kolaborasi dan keterhubungan tersebut diperlukan untuk menciptakan dan mengembangkan peluang serta membangun iklim usaha yang lebih kondusif, bersih, dan transparan. Ia berharap keterlibatan berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk membangun daerah,” ujarnya.
Manajer Kerja Sama & Komunikasi Publik USM, Sinta Pramucitra, menyampaikan bahwa MoU antara USM dan Kadin Jawa Tengah menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi kampus dan dunia usaha dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Sinta berharap kerja sama dengan Kadin Jawa Tengah dapat berjalan secara konsisten. Menurutnya, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya agar akademisi di ruang pendidikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
”Kami berharap ke depan kerja sama dengan Kadin ini dapat berjalan secara konsisten dan kita sebagai akademisi di ruang pendidikan bisa bermanfaat buat masyarakat tentunya,” katanya.
Untuk langkah terdekat, Sinta menyampaikan bahwa USM telah menjajaki kegiatan bersama Kadin yang berkaitan dengan industri, dalam hal ini UMKM, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
”Kami berharap kerja sama USM dan Kadin Jawa Tengah tersebut dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkapnya. St


