Generasi Penghafal Al-Qur’an Bersinar di MAJT, Tantowi dan Khaira Puncaki MHQ 10 Juz

Tantowi Jauhari dari Bogor, Jawa Barat, didaulat berlaga usai pengumuman final MHQ. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) —Semangat membumikan Al-Qur’an menggema di ruang utama Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Jalan Gajah Raya, Semarang.

Dalam pengumuman final Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 10 Juz tingkat nasional yang digelar oleh Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MAJT–Baznas Jawa Tengah, Sabtu sore, 7 Maret 2026, Tantowi Jauhari dari Bogor, Jawa Barat, dan Khaira Ummah dari Tulungagung, Jawa Timur, dinobatkan sebagai juara pertama kategori putra dan putri.

Pengumuman final MHQ 10 juz tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube. Nama para pemenang dibacakan sekitar pukul 16.00 WIB setelah sepuluh finalis, terdiri atas lima putra dan lima putri, menjalani babak grand final di tempat yang sama sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

Ke-10 finalis secara bergantian tampil di hadapan empat dewan hakim, yakni Prof. Dr. KH. Tholhatul Khoir, KH. Ulil Abshor AH, KH. M. Abdul Faqih AH, dan Dr. KH. Muh. Syaifuddin, MA, serta para pengunjung yang hadir. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca Al-Qur’an tanpa melihat mushaf dengan bacaan tartil, fasih, dan merdu.

Ketua Baznas Jateng, Dr KH Ahmad Darodji MSi menyerahkan trofi kepada juara 1 MHQ putri, Khaira Ummah dari Tulungagung, Jawa Timur, di ruang utama MAJT, Sabtu 7 Maret 2026.Foto:dok

Meski tidak ada penampilan yang benar-benar sempurna, kemampuan para finalis dinilai sangat luar biasa dan membanggakan.

Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan ketika nama-nama juara diumumkan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Tengah (Baznas Jateng) Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si., Ketua Panitia yang juga Direktur Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MAJT–Baznas Jateng Dr. KH. Muh. Syaifuddin, MA, Ketua Gebyar Ramadan MAJT Prof. Dr. KH. Ahmad Izzuddin, jajaran pengurus Baznas Jateng, pengurus MAJT, serta panitia penyelenggara yang turut menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.

Tantowi Jauhari, usai menerima hadiah berupa plakat, piagam, dan uang tunai, mengaku terharu dan bersyukur atas kemenangan yang diraihnya. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa menjadi juara. Sebetulnya saya datang ke Semarang hanya untuk beradaptasi sebelum mengikuti MTQ di kota ini pada September nanti,” kata kafilah MTQ kontingen Jawa Barat tersebut.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan prestasi tingkat nasional kedua yang ia raih. Tahun sebelumnya ia meraih juara III MHQ di Kendari. Hal serupa disampaikan Khaira Ummah. Ia juga mengaku tidak menyangka mampu mengungguli peserta lain yang dinilai lebih senior.

Koordinator Dewan Hakim, Prof. Tholhatul Khoir, menilai kemampuan seluruh finalis relatif seimbang. Bahkan, menurutnya, para finalis sebenarnya telah menguasai hafalan hingga 30 juz.

“Para finalis memiliki pengalaman. Penguasaan materi, panggung, serta variasi lagu yang dibawakan terlihat jelas. Semua sebenarnya layak menjadi juara, apalagi selisih nilainya juga sangat tipis,” ujarnya.

Apresiasi Penyelenggaraan

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, mengapresiasi panitia yang mampu menyelenggarakan MHQ 10 juz tingkat nasional dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Ini luar biasa. Persiapannya singkat, tetapi pesertanya datang dari seluruh Indonesia karena memanfaatkan aplikasi Zoom. Jika masih ada kekurangan tentu hal yang wajar,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan program yang sangat baik untuk menyemarakkan bulan Ramadan sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia juga mendukung rencana panitia untuk kembali menggelar kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang.

Dengan pengalaman pelaksanaan tahun ini dan persiapan yang lebih matang, ia optimistis kegiatan berikutnya dapat berjalan lebih baik serta menjangkau peserta yang lebih luas.

“Tahun depan insyaallah bisa digelar lagi dengan persiapan yang lebih baik. Pesertanya juga bisa lebih banyak. Bagi yang kali ini belum meraih juara jangan putus asa. Tetap ziadah dan murojaah Al-Qur’an. Tahun depan bisa jadi giliran kalian yang meraih kemenangan,” katanya memberi motivasi.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Direktur Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MAJT–Baznas Jateng, Dr. KH. Muh. Syaifuddin, MA, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, MHQ menjadi bagian dari syiar Al-Qur’an sekaligus penguatan nilai-nilai Ramadan sebagai Syahrul Qur’an.

“Alhamdulillah kita diberi kesempatan mengisi bulan suci Ramadan dengan Musabaqah Hifdzil Qur’an. Insyaallah kita termasuk orang-orang yang ikut mensyiarkan Al-Qur’an dan Ramadan, dan semoga semua yang kita lakukan dibalas Allah dengan pahala berlipat ganda,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang mengikuti lomba, baik yang hadir langsung di MAJT maupun yang mengikuti secara daring dan melalui siaran YouTube. Ke depan, panitia berencana mengembangkan kegiatan tersebut dengan menambah cabang lomba serta kemasan acara yang lebih meriah.

Muh. Syaifuddin menegaskan bahwa pada hakikatnya seluruh peserta merupakan pemenang. Dari total 372 peserta yang mengikuti MHQ 10 juz, semuanya adalah generasi muda yang memilih jalan mulia dengan menghafal Al-Qur’an.

“Pada usia relatif muda mereka sudah menekuni hafalan Al-Qur’an. Mereka mampu melawan rasa malas, mengendalikan diri, dan memanfaatkan masa muda untuk kegiatan ibadah. Di tengah derasnya arus hiburan dan kesibukan duniawi, mereka memilih mengisi waktu dengan menghafal Al-Qur’an. Ini sungguh luar biasa,” katanya.

Daftar Juara MHQ 10 Juz Putra

  1. Tantowi Jauhari – Bogor, Jawa Barat (98,00)

  2. Nur Muhammad – Demak, Jawa Tengah (97,75)

  3. Ubaidillah – Pekalongan, Jawa Tengah (97,28)
    Harapan 1: Safirul Haq Al Muhtadi Billah – DKI Jakarta (96,62)
    Harapan 2: Fadil Nur Rahman – Cilacap, Jawa Tengah (96,25)

Daftar Juara MHQ 10 Juz Putri

  1. Khaira Ummah – Tulungagung, Jawa Timur (97,68)

  2. Wafiq Mayada – Yogyakarta, DIY (95,65)

  3. Siti Marya Ulpah – Surakarta, Jawa Tengah (95,18)
    Harapan 1: Anindya Nazhifa Fikr El Hazima – Sleman, DIY (95,15)
    Harapan 2: Aisyah Az Zahra – Semarang, Jawa Tengah (94,28). St

Share This Article
Exit mobile version