Jaga Kemabruran Sepanjang Hayat, IPHI Demak Gelar Pembinaan Pasca Haji dan Halal Bihalal

Sekda H Akhmad Sugiharto, didampingi Ketua IPHI Kabupaten Demak H Wakiyo. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)— Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Pembinaan Pasca Haji dan Halal Bihalal yang digelar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Demak, Minggu (12/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan komitmen menjaga kemabruran ibadah haji sepanjang hayat.

Sekretaris Daerah Demak, H. Akhmad Sugiharto, yang hadir mewakili Bupati Demak dr Hj Eisti’anah menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap para jamaah haji mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Gelar haji hendaknya tercermin dalam sikap, perilaku, dan keteladanan. Kami berharap jamaah haji, khususnya yang tergabung dalam IPHI, terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bersinergi membangun daerah. “Mari bersama bergandeng tangan dan berkontribusi nyata untuk mewujudkan Kabupaten Demak yang semakin bermartabat, maju, dan sejahtera,” kata sekda.

Di sisi lain, Ketua IPHI Kabupaten Demak, H. Wakiyo, menegaskan, pembinaan pasca haji memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas spiritual para jamaah setelah kembali dari Tanah Suci. “Pembinaan pasca haji itu penting. Haji mabrur bukan hanya saat pulang dari Makkah, tetapi sepanjang hayat dan umur,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Demak, khususnya Badan Kesbangpol yang dalam hal ini telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Selain itu, peran pengurus cabang di tingkat kecamatan dinilai sangat membantu dalam menjaga kesinambungan pembinaan melalui kegiatan pengajian rutin.

Menurut Wakiyo, indikator haji mabrur dapat dilihat dari perilaku sehari-hari. “Haji yang mabrur terlihat dari sikap, tutur kata, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, tradisi halal bihalal juga disebut sebagai kearifan lokal yang patut dilestarikan. “Halal bihalal ini tradisi yang baik untuk mencegah perpecahan dan mempererat silaturahmi. Ini kekhasan yang hanya ada di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PW IPHI Jawa Tengah, KH. Najahan Musyafak pun memberikan apresiasi atas konsistensi IPHI dalam menjaga tali persaudaraan jamaah haji. Ia menyebut Demak sebagai salah satu daerah yang progresif dalam pengembangan organisasi.

“IPHI hadir untuk menjaga silaturahmi dan konsistensi pasca ibadah haji. Demak termasuk kabupaten yang progresif dan berani,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pembinaan pasca haji harus didukung oleh tenaga pembina yang berkualitas. Dengan jumlah jamaah haji yang terus meningkat, menurutnya diperlukan program yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga produktif.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Demak Hj. Rahmi Indah Suciati serta jajaran pengurus IPHI dari 14 kecamatan. rie-she

Share This Article
Exit mobile version