Jenazah Misterius Ditemukan di Pantai Glagah Wangi Demak, Polisi Telusuri Identitas 

Tim Forensik Polres Demak saat proses identifikasi jenazah ditemukan di Pantai Glagah Wangi Tambakbulusan Karangtengah. Foto: Humas Polres Demak
DEMAK (Jatengdaily.com)– Penemuan sesosok jenazah tanpa identitas menggegerkan warga di kawasan Pantai Glagah Wangi Istambul, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di tepi pantai pada Sabtu (07/03/2026) dalam kondisi sudah membusuk.
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat, Aminah (55) dan Duki alias Bajang (57). Saat itu keduanya sedang mencari barang rongsokan di sekitar pantai dan tiba-tiba melihat tubuh manusia tergeletak di pasir.
Plt Kasi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod membenarkan adanya temuan tersebut. Ia mengatakan kondisi jenazah saat ditemukan cukup memprihatinkan karena sudah mengalami pembusukan.
“Saat itu kedua saksi menemukan sesosok mayat yang tergeletak di tepi pantai dalam kondisi tanpa busana,” kata Nu’man, Senin (09/03/2026).
Setelah memastikan temuan tersebut, kedua warga segera meminta bantuan Parno (47), seorang nelayan yang berada di sekitar lokasi. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Kepala Desa Tambakbulusan Ahmad Khabibullah sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi jenazah sudah rusak akibat proses pembusukan yang cukup lama.
“Ketika ditemukan, mata jenazah tampak menonjol keluar dan dari mulutnya mengeluarkan cairan,” jelas Nu’man.
Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD Sultan Fatah Demak untuk dilakukan autopsi. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus membantu mengungkap identitas korban.
Dari hasil identifikasi sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan panjang badan sekitar 150 sentimeter dan diperkirakan berusia 40 hingga 50 tahun. Korban memiliki ciri khusus pada bagian gigi, yakni rahang bawah sudah tidak bergigi, sementara gigi pertama kanan dan kiri pada rahang atas juga tidak ada serta gigi kedua kanan dalam kondisi patah.
“Berdasarkan kondisi jenazah, diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga minggu sebelum ditemukan,” terangnya.
Hingga kini polisi masih berupaya mengungkap identitas korban. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri tersebut diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Call Center Polri di 110.
Nu’man juga mengingatkan warga agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai maupun laut, mengingat saat ini masih memasuki musim penghujan yang kerap disertai angin kencang dan gelombang tinggi. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di perairan,” pungkasnya. rie-she
Share This Article
Exit mobile version