Kejati Jateng Bersama Kejari Demak Gelar Bakti Sosial di Desa Timbulsloko Sayung dalam Rangka Harlah ke-81 Kejaksaan RI

Kajari Milono Raharjo didampingi Ketua IAD Daerah Kabupaten Demak Ny Enni Milono secara simbolis menyerahkan bantuan sosial paket sembako kepada Kepala Desa Timbulsloko untuk diteruskan pada warga. Foto : sari jati
DEMAK (Jatengdaily.com)- Dalam angka harlah atau hari jadi ke-81 Kejaksaan RI,  Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak menggelar kegiatan bakti sosial di Dukuh Bogorame, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Senin (01/09/2026). Wilayah  di pesisir Demak ini, salah satu daerah yang menjadi langganan banjir dan rob, bahkan saat musim kemarau.
Kepala Kejari Demak Milono Raharjo SH MH mengatakan, pemilihan Dukuh Bogorame sebagai lokasi kegiatan Adhyaksa Peduli Bakti Sosial Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Bersama Kejaksaan Negeri Demak dalam rangka Harlah Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 bukan tanpa alasan. Wilayah yang dihuni sekitar 98 kepala keluarga (KK) itu dinilai masih cukup sulit dijangkau bantuan karena kondisi akses transportasi.
“Dukuh Bogorame ini kurang tersentuh bantuan karena terkendala akses transportasi. Apalagi wilayah ini terus terkepung banjir rob meskipun sudah memasuki musim kemarau,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kejari Demak bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) menyalurkan paket sembako kepada warga. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat, yang selama bertahun-tahun sejak 2009 terpaksa harus beradaptasi dengan genangan rob.
Milono menegaskan, keberadaan kejaksaan tidak hanya berkaitan dengan penegakan dan pelayanan hukum. Menurutnya, institusi kejaksaan juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Kejaksaan tidak hanya bergerak pada pelayanan hukum, tetapi juga pelayanan sosial. Semoga apa yang menjadi Asta Cita pemerintah saat ini bisa sampai ke Dukuh Bogorame dan memberikan semangat bagi warga untuk terus bertahan,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Demak dan DPRD agar perhatian terhadap masyarakat Desa Timbulsloko, khususnya wilayah yang terdampak rob, dapat ditingkatkan. Terlebih warga di kawasan tersebut diketahui telah menghadapi persoalan rob sejak 2009. Selain warga Bogorame Timbulsloko, bantuan sosial sembako Harlah Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 juga direncanakan menyasar para penyapu jalan di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak.
Kepala Desa Timbulsloko H Nadhirin menyambut baik perhatian Kejari Demak tersebut. Ia menyebut Desa Timbulsloko terdiri atas empat dukuh, yakni Timbulsloko, Karanggeneng, Wonorejo, dan Bogorame, yang sebagian besar wilayahnya telah terkepung rob.
“Alhamdulillah tahun ini akses jalan yang sempat terputus bisa tersambung lagi. Jembatan yang selama ini rusak juga mulai dibangun. Semoga bantuan dari Pak Kajari ini membawa berkah bagi warga,” tuturnya.
Kegiatan itu turut mendapat dukungan dari IAD Daerah Kabupaten Demak. Ny Enni Milono selalu ketuanya mengatakan, keterlibatan IAD merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus bagian dari program kerja organisasi.
Ke depan, ia berharap bantuan tidak berhenti pada penyaluran sembako, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan ekonomi. “Harapan kami akan ada keberlanjutan, misalnya pendampingan dan pembinaan UMKM, khususnya pemberdayaan kelompok ibu-ibu nelayan,” katanya.
Bagi warga, perhatian tersebut menjadi penyemangat di tengah kehidupan yang masih bersentuhan dengan rob. Sifatul Khoriyah (58), warga Bogorame, mengaku terbantu dengan paket sembako yang diterimanya.
Ia bersama warga perempuan lainnya selama ini berupaya mengembangkan potensi lokal, seperti mengolah daun dan buah mangrove menjadi keripik serta jenang. Mereka juga menjual udang hidup dan kepiting hijau untuk membantu menambah penghasilan keluarga. “Terima kasih atas kepedulian Kejari Demak. Bantuan ini sangat membantu kami,” tutupnya. rie-she
Share This Article
Exit mobile version