Mahasiswa KKN Giat 16 Unnes Kenalkan Potensi BUMDes melalui Promosi Digital di Desa Tengaran

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengenalan potensi ekonomi desa, mahasiswa KKN GIAT 16 UNNES membuat konten video promosi yang menampilkan kegiatan dan potensi BUMDes. Foto: dok

TENGARAN (Jatengdaily.com)  — Desa Tengaran memiliki potensi ekonomi yang dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), salah satunya berupa budidaya melon yang menjadi salah satu kegiatan produktif desa.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Budidaya melon tersebut memiliki siklus panen sekitar tiga bulan sekali. Salah satu daya tarik yang ditawarkan adalah konsep petik melon, di mana masyarakat dapat datang secara langsung ke lokasi budidaya dan memetik buah melon yang tersedia.

Konsep tersebut tidak hanya menjadi bentuk pemasaran hasil pertanian, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang berkunjung. Potensi tersebut kemudian menjadi salah satu hal yang menarik perhatian mahasiswa KKN GIAT 16 UNNES selama menjalankan kegiatan pengabdian di Desa Tengaran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengenalan potensi ekonomi desa, mahasiswa KKN GIAT 16 UNNES membuat konten video promosi yang menampilkan kegiatan dan potensi BUMDes, khususnya budidaya melon dan konsep petik melon.

Melalui kegiatan KKN GIAT 16 UNNES yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNNES, pembuatan konten tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa  dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana untuk mengenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.

Konten yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan publikasi dan promosi BUMDes, khususnya ketika memasuki periode panen berikutnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi mahasiswa KKN GIAT 16 UNNES dengan pemerintah desa dalam mengenalkan potensi ekonomi lokal melalui media digital. Kehadiran mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menjalankan program kerja mandiri, tetapi juga untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan dan potensi yang telah dikembangkan oleh desa.

Dengan adanya dokumentasi dan konten promosi tersebut, potensi budidaya melon BUMDes Desa Tengaran diharapkan dapat semakin dikenal dan memiliki jangkauan promosi yang lebih luas pada periode panen selanjutnya. Penulis WM Amiruddin

 

Share This Article
Exit mobile version