Mahasiswa TRKP SV Undip Perkuat Kompetensi Lewat Magang Industri di PaxOcean

Mahasiswa TRKP SV Undip magang industri di PaxOcean Batam. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sebanyak enam mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan (TRKP), Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip), yaitu Rizky Aditya Kurniawan, Giri Lazuardy Razak, Amtsal Muzakky, Muhammad Habiburrohman, Zidan Ferdiansyah Setiawan, dan Dimas Saputra, telah melaksanakan program magang industri yang dikoordinasikan oleh Koordinator Program Magang Industri, Dr. Zulfaidah Ariany, S.T., M.T.

Program magang tersebut telah dilaksanakan selama dua bulan, di galangan kapal PaxOcean Batam, Indonesia. Para mahasiswa ditempatkan pada Departemen Mechanical dan Engineering untuk memperoleh pengalaman langsung dalam proses perancangan, pemeliharaan, serta pekerjaan teknis yang berkaitan dengan sistem konstruksi dan permesinan kapal.

PaxOcean sendiri dikenal sebagai salah satu galangan kapal terbaik di Indonesia yang beroperasi dengan standar internasional, serta menangani berbagai proyek pembangunan dan perbaikan kapal berskala global. Mempunyai galangan di 3 negara yakni Singapore, Indonesia dan China, serta memiliki fasilitas MRO (Maintenance, Repair and Operations) di Saudi Arabia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya program studi dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi praktis dan kesiapan kerja di industri maritim. Menurut dosen TRKP SV Undip, Dr. Zulfaidah Ariany, S.T., M.T., program magang industri bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan, meningkatkan kemampuan teknis dan soft skills mahasiswa, serta membentuk sikap profesional sesuai dengan kebutuhan industri perkapalan.

”Selama pelaksanaan magang, para mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan teknis, mulai dari pengamatan proses perawatan sistem mekanis, pendampingan pekerjaan engineering, hingga pemahaman prosedur keselamatan kerja di lingkungan galangan. Pengalaman ini memberikan wawasan langsung mengenai standar kerja industri, alur koordinasi antar departemen, serta tantangan operasional di galangan kapal,” jelasnya.

Human Resource Department bagian Learning and Development PaxOcean, Ainul Hayat Rahmawati, memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan program magang tersebut. Ia menyampaikan bahwa para mahasiswa menunjukkan sikap yang disiplin, antusias dalam belajar, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja industri. Program ini dinilai memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik bagi mahasiswa sebagai sarana pembelajaran praktis maupun bagi perusahaan dalam menjalin hubungan dengan institusi pendidikan vokasi.

Melalui program magang industri ini, diharapkan para mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh di bangku perkuliahan, sekaligus meningkatkan kesiapan mereka untuk terjun langsung ke dunia kerja setelah lulus. Program ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi vokasi dengan industri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang perkapalan. she

TAGGED:
Share This Article
Exit mobile version