Melalui Bulan Dana PMI Demak 2026, Warga Diajak Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

Bupati dr Hj Eisti'anah saat menyampaikan sambutan arahan pada acara pembukaan Bulan Dana PMI 2026. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)– Kepedulian terhadap sesama kembali digelorakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak melalui  Bulan Dana PMI 2026. Penggalangan dana tersebut diharapkan mampu menopang berbagai layanan kemanusiaan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Ketua PMI Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, mengatakan Bulan Dana PMI tidak semata-mata menjadi kegiatan mengumpulkan sumbangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan pelayanan PMI kepada masyarakat.

Menurutnya, Demak memiliki sejumlah potensi bencana yang membutuhkan kesiapan bersama, mulai dari banjir, rob hingga kekeringan. Di sisi lain, kebutuhan darah dan pelayanan kemanusiaan juga terus berjalan sehingga dukungan masyarakat sangat dibutuhkan.

“Setiap dukungan masyarakat merupakan amanah yang harus dikelola secara transparan, akuntabel, efektif dan bertanggung jawab, serta dikembalikan kepada masyarakat melalui pelayanan kemanusiaan,” ujar Akhmad Sugiharto, Kamis (10/09/2026).

Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam Bulan Dana PMI 2026. Menurutnya, sumbangan yang diberikan masyarakat nantinya akan kembali dirasakan manfaatnya, terutama oleh mereka yang membutuhkan pertolongan.

“Ini niat baik kita untuk menyisihkan rezeki membantu saudara kita. Insyaallah kebaikan ini akan kembali kepada kita dalam bentuk kesehatan dan terhindar dari bencana,” kata Eisti’anah.

Dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program PMI, di antaranya kesiapsiagaan dan penanganan bencana, pelayanan kesehatan dan ambulans, kegawatdaruratan, Unit Donor Darah, hingga peningkatan kapasitas relawan dan generasi muda PMI.

Bulan Dana PMI 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 PMI dengan mengusung tema ” Peduli, Bergerak, Bersama”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan kemanusiaan membutuhkan gotong royong dan kolaborasi banyak pihak agar PMI semakin siap hadir membantu masyarakat, kapan pun dibutuhkan.rie-she

Share This Article
error: Content is protected !!
Exit mobile version